Resmikan Stasiun MRT Asean

Anies: Tak Ada Alasan Macet Lagi ke Gedung Asean

Anies: Tak Ada Alasan Macet Lagi ke Gedung Asean
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta di Sisingamangaraja, Jakarta Selatan dengan nama Stasiun Asean. Peresmian Stasiun Asean itu dihadiri oleh Sekjen Asean, Lim Jock Hoi beserta perwakilan negara-negara anggota Asean dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di Stasiun Asean, Rabu (10/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 10 April 2019 | 20:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta di Sisingamangaraja, Jakarta Selatan dengan nama Stasiun Asean.

Peresmian Stasiun Asean itu dihadiri oleh Sekjen Asean, Lim Jock Hoi beserta perwakilan negara-negara anggota Asean dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di Stasiun Asean, Rabu (10/4/2019) malam.

Anies resmikan stasiun MRT ASEAN

Baca Juga: Park and Ride MRT Akan Ditambah Bertahap

Dalam sambutannya, Anies mengatakan, dengan adanya MRT Jakarta yang terbentang dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Lebak Bulus, terutama adanya Stasiun Asean yang menghubungkan langsung ke kantor Sekretariat Asean, maka tidak ada lagi alasan macet karena sekarang semua delegasi bisa ke gedung Asean dengan mudah.

"Sekarang, kita dapat berkata tidak ada lagi macet. Karena kita bisa ke gedung Asean dengan mudah menggunakan MRT. Tidak ada lagi alasan datang terlambat datang ke pertemuan karena sudah ada MRT dan stasiun Asean," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan menyebutkan, penamaan Stasiun Asean tidak melalui proses Naming Rights. Dengan kata lain, Asean tidak perlu merogoh kocek untuk penyewaan nama stasiun selama 10 tahun seperti 12 stasiun lainnya.

"Stasiun Asean adalah satu-satunya stasiun yang dinamakan tanpa naming rights. Asean tidak membayar apa pun untuk penamaan stasiun ini. Justru ini kita lakukan sebagai bagian ikhtiar kita untuk memperkokoh Jakarta sebagai Ibu Kota Asean,” terang Anies.

Baca Juga: Jumlah Penumpang MRT Jakarta Tembus 150.000 Orang

Ia ingin menandakan kehadiran Asean di Jakarta dengan memberikan nama Stasiun Asean. Sehingga nama Asean terus dikumandangkan di stasiun dan menimbulkan awareness tinggi tentang Asean dalam diri warga Jakarta yang beraktivitas menggunakan MRT Jakarta.

"Jakarta sangat gembira menjadi tempat konsolidasi delegasi negara-negara di Asia Tenggara. Karena itu izinkan saya meresmikan nama stasiun MRT ini menjadi Stasiun Asean,” ungkap Anies.

Dalam acara yang sama, Sekjen Asean, Lim Jock Hoi, memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang berinisiatif menamakan Stasiun MRT Sisingamangaraja menjadi Stasiun Asean.

"Saya berterima kasih telah menamakan stasiun ini menjadi Stasiun Asean,” kata Lim.

Dengan penamaan ini, lanjut Lim, telah memposisikan Kota Jakarta menjadi lebih memiliki daya tarik untuk pelaksanaan pertemuan-pertemuan Asean kedepan. "Jakarta tidak lagi menjadi destinasi investasi tetapi akan menjadi destinasi pertemuan-pertemuan Asean,” ujar Lim.

Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir. Ia berterima kasih kepada Pemprov DKI yang telah menampilkan Jakarta sebagai Ibu Kota Asean.

"Dengan adanya Stasiun Asean akan memberikan lebih banyak lagi kesempatan melakukan pertemuan-pertemuan Asean di Jakarta. Artinya, itu bisa memberikan nilai ekonomi tersendiri buat Jakarta," pungkas Fachir.



Sumber: BeritaSatu.com