Pemkot Jakut Olah Kembali Limbah APK Pemilu 2019

Pemkot Jakut Olah Kembali Limbah APK Pemilu 2019
Alat Peraga Kampanye ditertibkan untuk diolah menjadi produk kreativitas di Kota Jakarta Utara. ( Foto: Istimewa )
Carlos Roy Fajarta / JAS Minggu, 14 April 2019 | 10:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara punya cara tersendiri memanfaatkan sebagian limbah alat peraga kampanye (APK) yang terjaring dalam penertiban karena sudah memasuki hari tenang Pemilu 2019 untuk di didaur ulang menjadi bahan kerajinan.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau mengatakan, limbah APK yang masih dalam kategori baik akan dimanfaatkan untuk bahan kerajinan sehingga dapat meminimalisasi pembuangan limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Sebagian APK yang masih dalam kondisi baik akan dimanfaatkan untuk daur ulang. Tapi yang sudah tidak baik akan kita buang ke TPA Bantar Gebang," kata Syamsuddin, Minggu (14/4/2019).

Syamsuddin menyebutkan salah satu yang akan mendaur ulang limbah APK di antaranya oleh Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Namun demikian pemanfaatan limbah APK ini boleh dilakukan siapa saja yang mau mendaur ulang.

"Nanti ibu-ibu PKK mau mendaur ulang limbah APK ini. Saya pikir ini bagus untuk meminimalisasi sampah ke TPA," ucap Syamsuddin.

Selama dua hari terakhir, forum koordinasi pimpinan kota (Forkopimko) Jakarta Utara dengan pimpinan Walikota Jakarta Utara bersama Kasatpol PP Jakarta Utara, Yusuf Madjid, unsur tiga pilar dan pihak terkait lainnya menggelar apel, yang dilanjutkan dengan pembersihan APK di sejumlah ruas jalan protokol.



Sumber: Suara Pembaruan