6.000 Lebih Warga Luar Kota Mencoblos di Bogor

6.000 Lebih Warga Luar Kota Mencoblos di Bogor
Ilustrasi tempat pemungutan suara (TPS). ( Foto: ANTARA FOTO )
Vento Saudale / CAH Senin, 15 April 2019 | 00:33 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bogor mencatat sebanyak 6.487 warga luar akan mencoblos di Bogor dan sebanyak 2.680 warga Bogor akan menggunakan haknya untuk mencoblos di luar Bogor pada Pemilu Rabu 17 April 2019.

Berdasarkan permintaan form A5 (luar domisili) daftar pemilih tambahan (DPTb) di Kota Bogor, tercatat 4.583 pemilih yang masuk ke 560 Tempat Pemilihan Suara (TPS). Sementara, hampir setengahnya atau 2.247 pemilih dari 498 TPS tercatat menggunakan suaranya du luar Kota Bogor.

“Bisa dipahami bahwa Kota Bogor adalah kota satelit. Ciri-ciri masyarakat urban yang beridentitas di luar Bogor. Namun secara fisik, ia sudah tinggal di Bogor,” jelas Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin, Minggu (14/4/2019).

Selain kondisi sosiologi tersebut, Bogor secara luas memiliki beberapa pusat pendidikan, ekonomi, dan perkantoran. Sehingga memungkinkan warga yang beridentitas di luar Bogor pada H pencoblosan nanti tidak bisa kembali ke kampung halamannya. Maka, pilihannya hanya memilih untuk pindah ke Kota Bogor. Dengan alasan Kota Bogor menjadi kota yang memungkinkan.

Sekarang ini, lanjut Samsudin, pengurusan pindah pilih sudah ditutup. Namun, warga yang sudah mengurus pindah pilih dari tempat asalnya tersebut ada beberapa yang melaporkan dan ada juga yang belum. Sehingga, data yang ada sekarang ini adalah data yang melaporkan ke KPU Kota Bogor atau ke masing-masing TPS yang dituju.

Samsudin optimis ketersediaan untuk logistik bisa tercukupi. Ia mengatakan, setelah melakukan penghitungan terhadap logistik, ada sisa 15 ribu cadangan logistik. “Jadi masih agak leluasa. Ketika DPTb itu nyoblos semua,” sahutnya.

KPU Kabupaten Bogor merilis ada total 1.904 yang masuk ke 500 TPS yang ada Kabupaten Bogor. Sementara, pemilih keluar hanya berjumlah 433 orang dari 273 TPS. Keseluruhan DPT Kabupaten Bogor yakni 3.472.622 orang dengan jumlah TPS sebanyak 15.000.

“Ketersediaan logistik saat ini masih terus dikebut. Pemilih pindahan kebanyakan dari Cibinong, Gunung Putri, dan Bojonggede,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Asep Saiful Hidayat.

Nantinya akan ada tiga kategori pemilih yang datang ke TPS. Pertama adalah pemilih yang memang sudah terdaftar di DPT. Mereka akan membawa formulir C6 yang kemudian diperiksa oleh bagian pendaftaran di KPPS. Kedua adalah pemilih pindahan yang masuk dalam DPTb. Mereka membawa form A5 dengan menunjukkan KTP Elektronik atau surat keterangan (suket). Kedua kategori itu akan nyoblos dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Terakhir itu pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK). Mereka yang tidak terdaftar di DPT namun memiliki KTP Elektronik kota/kabupaten Bogor atau Suket. Maka warga DPK memilih pada pukul 12.00 sampai 13.00 dengan menunjukkan identitas sesuai domisili.



Sumber: BeritaSatu.com