Saraswati Yakin 9 Proyek Anies Perhatikan Disabilitas dan Lingkungan

Saraswati Yakin 9 Proyek Anies Perhatikan Disabilitas dan Lingkungan
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / AO Senin, 15 April 2019 | 11:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan rancangan anggaran pembangunan sejumlah infrastruktur senilai Rp 571 triliun. Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rahayu Saraswati menyakini sekaligus berharap agar pembangunan sejumlah infrastruktur itu ramah disabilitas dan lingkungan hidup.

“Saya yakin Pak Anies Baswedan sebagai gubernur DKI sudah memasukkan standar pelayanan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi penyandang disabilitas dalam rencana pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut,” kata Saraswati dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Saraswati pun optimistis dalam waktu dekat Rancangan Perraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Disabilitas segera terwujud di DKI Jakarta. Regulasi itu nantinya memperkuat kewajiban pembangunan infrastruktur nantinya yang ramah disabilitas. “Perda itu juga dibutuhkan untuk alokasi pekerja buat teman-teman disabilitas,” imbuh Saraswati.

Saraswati juga berharap pembangunan infrastruktur tersebut nantinya akan ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga dapat dinikmati generasi mendatang. Beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan dalam pembangunan infrastruktur antara lain yaitu ketersediaan ruang publik, green building yang hemat air dan energi serta integrasi pengelolaan limbah dan sampah.

“Ruang publik untuk interaksi juga pasti sudah dipikirkan Pak Gubernur. Termasuk dampak ekonomi dan sosial pada masyarakat,” ujar Saraswati. Seperti diketahui, sebanyak 9 proyek besar diajukan Anies kepada pemerintah pusat. Menurut Anies, sejak awal pihaknya berencana memanfaatkan investasi dari swasta untuk mendanai proyek.

“Justru kami melihat ini adalah rencana pembangunannya, lalu opsi pendanaannya kami sedang bicarakan. Nanti sesudah fix setiap aspek, kami akan beritahukan,” demikian Anies.

Berikut infrastruktur yang dimaksud:

1. Pengembangan jaringan rel kereta moda raya terpadu (MRT) menjadi 223 kilometer senilai Rp 214 triliun.

2. Pengembangan jaringan rel kereta light rail transit (LRT) menjadi 116 kilometer senilai Rp 60 triliun.

3. Pengembangan panjang rute Transjakarta menjadi 2.149 kilometer senilai Rp 10 triliun.

4. Pembangunan jaringan rel elevated loopline sepanjang 27 kilometer senilai Rp 27 triliun.

5. Penyediaan permukiman hingga 600.000 unit (fasilitas pembiayaan 30 persen) senilai Rp 90 triliun.

6. Peningkatan cakupan air bersih hingga 100 persen penduduk DKI senilai Rp 27 triliun.

7. Peningkatan cakupan jaringan air limbah hingga 81 persen penduduk DKI senilai Rp 69 triliun.

8.Revitalisasi angkot (first and last mile transport) hingga 20.000 unit senilai Rp 4 triliun.

9. Pengendalian banjir dan penambahan pasokan air senilai Rp 70 triliun.



Sumber: Suara Pembaruan