Soal Polusi, Nasdem DKI Minta Anies Tidak Salahkan Masyarakat

Soal Polusi, Nasdem DKI Minta Anies Tidak Salahkan Masyarakat
Bestari Barus. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 15 April 2019 | 14:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Nasdem DKI Bestari Barus meminta Gubernur Anies Baswedan untuk tidak menyalahkan masyarakat terkait tingginya polusi di Ibu Kota. Sebab kualitas udara yang buruk seharusnya direspons pemerintah yang memiliki kewenangan menerbitkan regulasi untuk mengatasinya.

"Memang bukan PNS saja yang mengotori udara tetapi masyarakat juga paham, regulasi tidak ada pada swasta tetapi pada aparatur pemerintah. Jadi tolong gubernur tidak menjadikan ini sebagai polemik," kata Bestari, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

LBH Jakarta bersama YLBHI membuka pos pengaduan untuk menggugat Pemprov DKI terkait buruknya kualitas udara di wilayah ini. Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah pengadu. Namun Gubernur Anies menyatakan masalah polusi adalah masalah bersama karena masyarakat turut berkontribusi memaparkan.

Bestari menyayangkan pernyataan gubernur. Alasannya Pemprov DKI belum menunjukan kontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas udara atau lingkungan hidup.

"Jadi intinya upaya-upaya untuk memaksimalkan itu rendah. Maka wajar jika ada masyarakat yang melapor," kata Bestari.

Isu terkait dengan buruknya kualitas udara di DKI sejatinya bukan barang baru. Bahkan Greenpeace menjadikan Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara paling buruk di Asia Tenggara. Seharusnya Pemprov DKI melakukan penanganan terkait itu.

Bestari menuturkan, sebelum menyalahkan masyarakat sebaiknya gubernur mengintrospeksi jajarannya untuk mengukur sudah sejauh mana jajarannya peduli dengan lingkungan. "Di tingkat bawah saja masih ditemukan kendaraan operasional dinas yang tidak layak pakai masih digunakan," kata Bestari.

"Jajaran Dinas Lingkungan Hidup juga tidak terlalu peduli dengan lingkungan. Fokusnya masih pada masalah kebersihan saja," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com