Perjalanan KRL Bekasi Normal Kembali

Perjalanan KRL Bekasi Normal Kembali
Para penumpang di Stasiun Bekasi saat akan menaiki KRL Bekasi-Jakarta. Perjalanan KRL sempat terimbas kebakaran di Stasiun Klender, Jakarta Timur, Jumat, 19 Mei 2017. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Selasa, 16 April 2019 | 10:00 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengatakan, keterlambatan jadwal kereta rel listrik (KRL) lintas Bekasi-Jakarta Kota, pada Selasa (16/4/2019) pagi ini, sudah bisa diatasi. Dengan begitu, jadwal keberangkatan KRL Bekasi-Kota sudah normal kembali.

"Perjalanan KRL lintas Bekasi-Kota sudah normal kembali sampai pukul 07.00 WIB tadi. Dengan begitu, jadwal keberangkatan KRL sudah normal kembali. Kami berharap, ke depannya akan terus seperti ini, akan semakin membaik," kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba‎,‎ Senin (15/4/2019).

‎Pembangunan jalur rel dwi ganda (double-double track/DDT) lintas Manggarai-Cikarang sepanjang 35 kilometer (km), kini telah diselesaikan pada titik KM12 hingga KM 21 antara Jatinegara dan Cakung atau baru diselesaikan pembangunan sepanjang 9,5 Km dan sudah dapat dioperasikan, sejak Jumat (12/4/2019).

Dengan beroperasinya jalur rel dwi ganda lintas Jatinegara-Cakung ini, PT KCI belum menambah perjalanan KRL Bekasi-Kota.

"Belum ada penambahan perjalanan KRL Bekasi-Kota. Kami masih menggunakan grafik perjalanan kereta eksisting yang disetujui Kemhub‎ yakni 163 perjalanan per hari," tuturnya.

Namun, kata Anne Purba, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pihaknya menyiasati dengan penambahan jumlah gerbong menjadi 12 gerbong, sebelumnya hanya 8 gerbong dalam satu perjalanan.

"Untuk antisipasi volume penumpang ‎yang semakin naik, kami meningkatkan jumlah keretanya menjadi 10 rangkaian atau 12 rangkaian dalam satu perjalanan. Ini berlaku untuk semua KRL Jabodetabek," ucapnya.

Dengan beroperasinya jalur rel dwi ganda lintas Jatinegara-Cakung, PT KAI memisahkan jalur ganda yang telah ada dioperasikan untuk melayani operasional KRL.

Sedangkan, jalur ganda yang baru difungsikan untuk melayani pengoperasian kereta jarak jauh dan kereta lokal. Nantinya, apabila sudah rampung pembangunan jalur rel dwi ganda sepanjang 35 km, dapat memangkas waktu tempuh perjalanan KRL lintas Bekasi-Kota.

"Kalau sekarang kan baru 9,5 km, pasti belum signifikan (pemangkasan waktu tempuh perjalanan)‎. Kami berharap, jalur rel DDT lintas Bekasi-Manggarai cepat selesai agar perjalanan KRL lebih lancar lagi," bebernya.



Sumber: BeritaSatu.com