13.000 Pendatang Mencoblos di Jakarta

13.000 Pendatang Mencoblos di Jakarta
Ilustrasi Kotak Suara ( Foto: Antara / Mohammad Ayudha )
Lenny Tristia Tambun / BW Selasa, 16 April 2019 | 12:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat, sekitar 13.000 warga pendatang yang akan mencoblos di DKI Jakarta pada Pemilu, Rabu (17/4/2019).

“Ada sekitar 13 ribuan lebih pemilih pindahan yang akan mencoblos di Jakarta,” kata Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idrus, Selasa (16/4/2019).

Menurut Betty Epsilon Idrus, adanya pemilih pindahan adalah wajar. Karena kebanyakan warga luar bekerja di Jakarta atau memiliki kegiatan di Jakarta pada saat hari pencoblosan. Apalagi, Jakarta adalah Ibu Kota Negara Indonesia, sehingga warga daerah mana pun bisa datang ke Jakarta.

Jakarta juga pusat pemerintahan dan perekonomian. Sehingga, memungkinkan warga beridentitas di luar Jakarta tidak bisa kembali ke daerah asal untuk mencoblos pada hari H.

“Maka, pilihannya hanya memilih untuk pindah ke Kota Jakarta. Mereka bisa pindah memilih asalkan memiliki surat A5,” ujar Betty.

Meski ada cukup banyak pemilih pindahan, Betty optimistis ketersediaan surat suara akan terpenuhi. Hal itu karena masing-masing wilayah telah diberikan surat suara tambahan dua persen oleh KPU RI.

“Jadi tercukupi. Sampai sejauh ini belum ada kabar kekurangan kertas surat suara. Mudah-mudahan mereka bisa memilih, sepanjang dia bawa A5,” tutur Betty.

Nantinya akan ada tiga kategori pemilih yang datang ke TPS. Pertama adalah pemilih yang memang sudah terdaftar di DPT. Mereka akan membawa formulir C6 yang kemudian diperiksa oleh bagian pendaftaran di KPPS. Kedua adalah pemilih pindahan yang masuk dalam DPTb. Mereka membawa form A5 dengan menunjukkan KTP Elektronik atau surat keterangan (suket). Kedua kategori itu akan nyoblos dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Terakhir itu pemilih daftar pemilih khusus (DPK). Mereka yang tidak terdaftar di DPT tetapi memiliki KTP Elektronik kota/kabupaten di wilayah DKI Jakarta atau Suket. Maka warga DPK memilih pada pukul 12.00 sampai 13.00 dengan menunjukkan identitas sesuai domisili.



Sumber: BeritaSatu.com