1.354 Personel Amankan Pemungutan Suara di Jaksel

1.354 Personel Amankan Pemungutan Suara di Jaksel
Ilustrasi polisi. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Bayu Marhaenjati / CAH Selasa, 16 April 2019 | 17:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan, mengerahkan 1.354 personel pengamanan terkait penyelenggaraan pemungutan suara Pemilihan Umum 2019, Rabu (17/4/2019) besok. Ribuan personel itu sudah digeser untuk mengamankan 6.453 tempat pemungutan suara (TPS), di wilayah Jakarta Selatan.

"Kegiatan hari ini, kami mengadakan apel pergeseran pasukan. Jumlah pasukan yang mengamankan TPS ini, 1.354 personel," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar, Selasa (16/4/2019).

Dikatakan Indra, pihaknya menggunakan pola-pola pengamanan bergantung tingkat kerawanan TPS. Kategori TPS rawan melihat secara geografis, semisal rawan banjir. Namun, sebagian besar TPS di Jakarta Selatan masuk kategori aman.

"Ada dua polisi mengawasi 10 TPS yang dibantu dengan 20 Linmas. Ada juga yang dua polisi mengawasi enam TPS hanya beberapa titik saja. Tapi sebagian besar itu dua polisi mengawasi 10 TPS dengan dibantu 20 Linmas. Nanti diberikan arahan-arahan dari Kapolsek terkait tugas pokok mereka," ungkap Indra Jafar.

Indra menyampaikan, tugas polisi mengamankan kegiatan pemungutan suara mulai dari awal persiapan, pelaksanaan hingga selesai pengitungan suara.

"Mereka akan diback up dari jajaran TNI-Polri, Brimob dan seterusnya. Akan diback up sifatnya stand by di Polsek, ada yang rayonisasi atau di Polres, dan ada juga di kelurahan-kelurahan," kata Indra Jafar.

Menurut Indra Jafar,, masyarakat tidak usah ragu menyalurkan hak pilihnya dan tidak termakan isu apapun. Polisi menjamin keamanan dalam proses pemungutan suara.

"Ini kita antisipasi untuk memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat yang akan memberikan hak pilihnya. Kami mengimbau kepada masyarakat jangan termakan isu apapun. Tidak ada apa-apa aman terkendali. Jadi tidak usah ragu-ragu datang berikan hak pilihnya, bahwa pesta demokrasi ini bisa berjalan maksimal. Negara menginginkan betul-betul berjalan baik dan maksimal," tandas Indra Jafar.



Sumber: BeritaSatu.com