TNI Polri Siap Amankan Setiap TPS di Jakut

TNI Polri Siap Amankan Setiap TPS di Jakut
Ratusan personel gabungan Polres Metro Jakarta Utara dan berbagai pihak terkait melakukan apel pengamanan Pemilu 2019 di Mapolres, Selasa, 16 April 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Selasa, 16 April 2019 | 19:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Polres Metro Jakarta Utara bersama Kodim 0502/JU dan Pemkot Administrasi Jakarta Utara dan stakeholder terkait siap untuk mengamankan dan mendukung Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2019 pada Rabu (17/4/2019) besok.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susanto menyebutkan pihaknya siap untuk menjaga keamanan wilayah Jakarta Utara dari berbagai potensi ancaman kerawanan serta mengantisipasi berbagai kericuhan yang dapat terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Polri dan TNI bersama unsur terkait dan masyarakat akan siap mengamankan proses pemilu 2019 besok. Saya berpesan agar setiap anggota melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Mereka adalah saudara kita sendiri," ujar Budhi, Selasa (16/4/2019).

Pengamanan ekstra khususnya di wilayah yang rentan gesekan dengan komposisi jumlah pendukung paslon Presiden yang seimbang di beberapa TPS tertentu juga akan dilakukan. Tidak ketinggalan tempat-tempat vital seperti Depo Pertamina Plumpang, pusat perbelanjaan dan usaha di Kelapa Gading, Sunter, Pluit, PIK, serta wilayah Taman Impian Jaya Ancol yang akan menjadi salah satu destinasi tempat berlibur pasca waktu pemilu.

Salah satu TPS yang akan menjadi pusat perhatian dan pengamanan juga ada di TPS 051 Jalan Deli Lorong 27, RY07/RW08 Kelurahan Koja, Jakarta Utara dimana Cawapres Nomor urut 01 Ma'ruf Amin akan menggunakan hak suaranya. Pihak kepolisian, TNI, bersama Paspamres melakukan pengamanan ekstra di TPS ini.

"Kami akan melakukan tindakan dengan terukur namun tetap humanis bagi pihak-pihak yang ingin mengacaukan atau melakukan intimidasi selama proses dan tahapan yang dimulai Pemilu besok," tutur Budhi.

 



Sumber: Suara Pembaruan