Warga Depok Antusias Mencoblos

Warga Depok Antusias Mencoblos
Salah satu tempat pemungutan suara di Depok. ( Foto: Suara Pembaruan / Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / BW Rabu, 17 April 2019 | 14:05 WIB

Depok, Beritasatu.com - Warga Kota Depok, Jawa Barat antusias mencoblos pada pemilihan umum 17 April 2019.

Pembukaan tempat pemungutan suara (TPS) terbilang lebih lama dimulainya lantaran banyak persiapan yang lebih dulu dilakukan mengingat surat suara yang juga banyak untuk satu kali pencoblosan.

TPS 53 di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas misalnya, baru mulai dibuka pada pukul 08.00. Ketua KPPS Ayi Nasrudin meminta maaf kepada warga setempat atas keterlambatan ini.

"Mohon maaf, bapak dan ibu yang telah sabar menunggu, ini agak sedikit mundur waktunya karena surat suara semua harus ditandatangani oleh Ketua KPPS," ujar Ayi.

Keterlambatan pembukaan TPS juga terjadi di TPS di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung. Lingga, warga setempat, sudah datang sejak pukul 07.00. "Saya harus kerja setelah ini. Meliput. Jadi saya harus mencoblos sejak pagi," tutur Lingga.

Di dalam TPS pun warga memerlukan waktu yang sedikit lebih lama untuk mencoblos dan juga melipat surat suara yang terbilang cukup lebar. Terlebih bagi para lansia.

"Surat suaranya banyak. Saya bingung siapa siapa saja yang harus dicoblos selain presiden. Belum lagi melipatnya susah," kata Tri Sulastri, lansia yang tinggal di Kecamatan Pancoran Mas.

Di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, lebih dari lima orang datang untuk meminta A-5 agar bisa mencoblos. Salah satunya Firda yang merupakan warga Majalengka, Jawa Barat.

"Saya kerja di Depok. Saya baru tahu kalau urus A-5 sekarang ternyata sudah tidak bisa ya. Saya kira bisa minta formulirnya disini untuk nyoblos hari ini," tutur Firda yang bekerja di sebuah mal di Kota Depok ini.



Sumber: Suara Pembaruan