Kekurangan Kertas Suara, Bawaslu Kota Bekasi Rekomendasikan Pemilu Susulan

Kekurangan Kertas Suara, Bawaslu Kota Bekasi Rekomendasikan Pemilu Susulan
Warga menunjukkan contoh surat suara saat simulasi Pemilu serentak 2019 di Jakarta, Rabu 10 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Mikael Niman / FMB Rabu, 17 April 2019 | 15:52 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menggelar pemilu susulan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Hal ini dilakukan lantaran banyak ditemukan kekurangan kertas suara di sejumlah TPS saat pencoblosan Rabu (17/4/2019).

"Ada sekitar 20 TPS yang kekurangan surat suara. TPS ini tersebar di seluruh Kota Bekasi dan hari ini telah kita buat surat rekomendasi untuk dilakukan pemungutan suara susulan di TPS tersebut ke KPU Kota Bekasi," ujar Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail, saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (17/4/2019).

Dia mengatakan, sebelum insiden kekurangan surat suara ini terjadi, Bawaslu Kota Bekasi sudah mewanti-wanti kepada KPU Kota Bekasi agar mengantisipasi terjadinya kekurangan surat suara. "Jauh-jauh hari, sudah kami beritahu hal seperti ini (kekurangan surat suara) tetapi karena memang KPU Kota Bekasi tidak profesional dalam bekerja," imbuhnya.

Dia menegaskan, pihaknya segera mengirim surat rekomendasi pemilu susulan petang ini, ke KPU Kota Bekasi. "Sore ini akan kami kirim pemilu susulan ke KPU Kota Bekasi, surat rekomendasinya sudah dibuat," tegasnya.

Pemilu susulan dilakukan hanya di TPS-TPS yang kekurangan surat suara saat pencoblosan mulai pukul 07.00-13.00 WIB tadi. "Pemilu susulan hanya di TPS yang kekurangan surat suara," tuturnya.

‎Kekurangan surat suara di 20 TPS, beragam macamnya. Ada yang kekurangan surat suara untuk Pilpres dan juga DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kota Bekasi hingga surat suara untuk DPD. "Penyebabnya (kekurangan surat suara) karena kurang profesional KPU," bebernya.

Surat suara yang kurang ini disebabkan, ‎salah satunya, kekurangan petugas sortir dan pelipat surat suara. "Jauh hari sudah kami ingatkan agar ada penambahan petugas sortir lipat suara diperbanyak, karena petugas itu kurang," tuturnya.

Sesuai dengan aturan, masa berlakunya dilaksanakan pemilihan susulan sebelum 14 hari, sejak Rabu (1‎7/4/2019) ini. "Sebelum 14 hari, harus dilaksanakan pemilihan susulan," ucapnya.

Beberapa TPS di Perumahan Purigading, Kecamatan Pondokmelati mengalami kekurangan surat suara. Seperti di RW 13 yakni TPS ‎58 kekurangan surat suara DPD. Lalu, di RW 09 yakni TPS 49 dan TPS 50.

Bahkan, di RW 13 Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, surat suara belum tiba di TPS pagi ini. Sekitar pukul 08.22 WIB, surat suara baru tiba dan baru dihitung oleh petugas KPPS setempat.

 



Sumber: Suara Pembaruan