Jokowi-Ma’ruf Menang Tipis di TPS Rutan Polda Metro

Jokowi-Ma’ruf Menang Tipis di TPS Rutan Polda Metro
Anggota KPPS sedang melakukan pengitungan suara di TPS khusus 14 Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (17/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / FER Rabu, 17 April 2019 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang tipis hanya satu suara atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus 14 Ruang Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan TPS Khusus 15 Ruang Tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, TPS Khusus 14 Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya baru selesai melakukan pengitungan suara calon presiden dan wakil presiden sekitar pukul 17.55 WIB. Tercatat ada 228 tahanan menyalurkan suaranya. Jokowi-Amin mendapatkan 107 suara, Prabowo-Sandi 121 suara, dan surat tidak sah berjumlah tiga.

Sebaliknya, Jokowi-Amin mendapatkan 129 suara, Prabowo-Sandi 114 suara dan empat suara tidak sah, di TPS Khusus 15 Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sebanyak, 247 tahanan mencoblos di TPS itu.

Total pemilih di kedua TPS itu berjumlah 428 tahanan (dari 538 daftar pemilih), dengan rincian Jokowi-Amin mendapatkan 236 suara, Prabowo-Sandi 235 suara dan tidak sah tujuh suara. Sehingga, selisihnya hanya satu suara.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) AKBP Barnabas mengatakan, proses pemungutan dan pengitungan suara di dua TPS Khusus Rutan Polda Metro Jaya, berjalan aman dan kondusif.

"Kondusif, aman. Cukup antusias pemilih," ujar Barnabas, di Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (17/4/2019).

Sementara itu, seorang tahanan berinisial HS, menyampaikan pengamalaman pertamanya mencoblos di dalam tahanan. Tersangka kasus dugaan penipuan itu, mengaku senang bisa memilih walaupun hanya mendapatkan satu kertas suara Pilpres karena berasal dari luar daerah DKI Jakarta.

"Ya senang bisa coblos. Tahu pasangan calon dari TV. Saya kan baru dua bulan di sini. Sebelum masuk (tahanan) pernah liat di TV. Saya dari luar DKI, jadi hanya dapat satu surat suara," kata HS.

Selain HS, terdakwa Ratna Sarumpaet, Ramyadjie Priambodo -tersangka pembobolan rekening nasabah bank lewat modus skimming-, tahanan titipan KPK, dan enam napi teroris, juga turut menyalurkan suaranya di TPS Khusus Rutan Polda Metro Jaya.



Sumber: BeritaSatu.com