Polisi Tahan Pengemudi Arogan di Tol Pancoran

Polisi Tahan Pengemudi Arogan di Tol Pancoran
ilustrasi ( Foto: istimewa )
Bayu Marhaenjati / CAH Kamis, 18 April 2019 | 12:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi telah menetapkan Oloan Nadeak (35), pengemudi Toyota Fortuner putih berpelat B 1592 BJK, sebagai tersangka terkait tindakannya yang arogan, marah-marah hingga menginjak kap mobil Honda Brio, di Tol Pancoran, Jakarta Selatan. Termasuk, melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

"Ya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Beritasatu.com, Kamis (18/4/2019).

Penyidik menjerat Oloan dengan Pasal 335 KUHP, terkait tindakan pengancaman kepada pengemudi Honda Brio Ridho Laksamana dan istrinya Siti Minanda Pulungan, di Jalan Tol Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019) kemarin.

Berdasarkan keterangan Siti Miranda, kronologi kejadian bermula ketika Oloan yang mengemudikan Toyota Fortuner melintas di bahu jalan dan hendak masuk ke jalur satu. Namun, karena posisi tidak memungkinkan Ridho yang berada di jalur satu tidak memberinya jalan.

Sejurus kemudian, mobil Oloan disetop polisi. Tapi tak lama, Fortuner itu kembali jalan dan mengejar mobil korban. Oloan kemudian memaksa korban turun dari mobil dan sempat menyiram mobil korban dengan air mineral.

Di tengah kemacetan, Oloan turun, menghampiri mobil korban, marah-marah, naik ke kap mobil Brio, melakukan pengancaman, dan terakhir memukul kaca. Selanjutnya, dia kembali ke Fortuner dan pergi.

Siti Miranda sempat merekam peristiwa itu melalui telepon pintarnya, dan mengunggahnya ke media sosial hingga menjadi viral.



Sumber: BeritaSatu.com