Masuk Empat Besar, PSI Melenggang ke DPRD DKI

Masuk Empat Besar, PSI Melenggang ke DPRD DKI
Ketua DPW DKI Jakarta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Michael Victor Sianipar memberikan pidato sambutan di acara Patungan Rakyat 2019 yang digelar oleh PSI di Arya Duta Tugu Tani, Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019. Patungan Rakyat 2019 sebagai sistem donasi baru bagi partai politik untuk menghindari korupsi dalam pendanaan partai politik dan menekankan pentingnya transparansi pendanaan partai politik. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Lenny Tristia Tambun / JAS Kamis, 18 April 2019 | 14:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil perhitungan cepat berbagai lembaga survei, menempatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masuk dalam urutan empat besar partai politik yang akan mewarnai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI periode 2019-2024.

Walaupun dalam quick count nasional PSI hanya meraih dua persen dan tidak melewati ambang batas parlemen nasional, di Jakarta PSI diprediksi meraih delapan persen suara.

Dalam partisipasi perdana di kontes legislatif di Ibu Kota, partai besutan Grace Natalie ini diprediksi meraih perolehan suara keempat terbesar di Jakarta, melebihi 12 partai lainnya.

PSI mengalahkan beberapa partai besar seperti PAN, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Hanura. Sementara partai politik yang masuk tiga besar adalah PDIP, PKS dan Gerindra.

“Berdasarkan hasil rilis quick count, PSI akan menjadi partai keempat terbesar di Jakarta. Tentunya kami masih menunggu rekapitulasi resmi KPUD. Saya sudah instruksikan semua pengurus, caleg, dan relawan untuk kawal terus penghitungan suara dari TPS, Kecamatan, hingga nanti di tingkat Provinsi,” kata Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar, dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (18/4/2019).

Hitung cepat CSIS-Cyrus Network mencatat perolehan suara PSI di Jakarta di angka 7,98 persen, di belakang PDIP (23,05 persen), PKS (16,4 persen), dan Gerindra (14,87 persen). Sementara itu, sampai dengan data Kamis dini hari, Indobarometer mencatat perolehan suara PSI di angka 8,11 persen, setelah PDIP (25,07 persen), PKS (17,49 persen), dan Gerindra (15,26 persen).

“Ini pencapaian luar biasa. Kami berterima kasih kepada warga Jakarta yang telah memberi kepercayaan dan kesempatan, mengizinkan kami menguji dan mempertontonkan karakter kami. Harapan yang Anda percayakan tidak akan sia-sia. Akan kami buktikan dengan niat tulus, kerja keras, dan integritas kami di DPRD Jakarta lima tahun ke depan,” ujar Michael.

Michael mengatakan PSI Jakarta telah berupaya keras menjaring caleg terbaik, melibatkan partisipasi masyarakat. Bahkan menjalankan penggalangan dana terbuka untuk membantu orang baik masuk politik dan berkampanye.

Keberhasilan PSI di Jakarta tidak lepas dari kerja keras para caleg DPR dan DPRD selama masa kampanye untuk meyakinkan masyarakat dan menawarkan solusi terhadap permasalahan di Jakarta.

“Pekerjaan rumah di Jakarta masih banyak. Pembangunan manusia dan infrastruktur harus lebih adil dan progresif. Sebagai partai oposisi, PSI akan mengawal dan memastikan program Gubernur Anies (Baswedan) bisa lebih baik lagi,” ungkap Michael.

Ia menegaskan PSI tidak akan segan-segan mengkritisi. Tetapi juga akan menawarkan solusi dan bersedia duduk bersama. “Kami akan menjadi oposisi yang konstruktif. Itulah harapan warga Jakarta agar tidak ada perpecahan politik lagi. Mari kita sama-sama mengedepankan pembangunan Jakarta,” tutur Michael.

Pascapemilu, PSI mengajak masyarakat kembali bersatu dan menjaga perdamaian bangsa. PSI juga berharap masyarakat turut mengawal dan menuntut akuntabilitas pejabat publik yang terpilih. Sebagai partai yang mengedepankan transparansi, PSI mengajak masyarakat memberikan masukan dan kritik bagi PSI, bahkan turut aktif berpartai dan berpolitik.

“DPP sudah siapkan aplikasi untuk mengawal kinerja anggota dewan PSI. Anda bisa pecat anggota yang kinerja buruk, bolos, tidur, atau tidak turun ke lapangan. Prioritas kami di DPRD Jakarta adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. Kami akan fokus bergerak memberantas korupsi dan intoleransi di Jakarta,” pungkas Michael.

Seperti diketahui, dengan perolehan suara Pemilihan legislatif DPRD provinsi DKI Jakarta, PSI urutan ke 4, diperkirakan bisa mendapatkan 7-8 kursi.

Adapun ini daftar partai politik hasil penghitungan cepat untuk perolehan suara Pemilihan Legislatif DPRD DKI periode 2019-2024 yakni:

PDIP 24,91%
PKS 18,11%
Gerindra 14,86%
PSI 7,96%
PAN 6,89%
Demokrat 6,14%
Nasdem 4,59%
Golkar 4,19%
PKB 3,8%
Perindo 2,57%
PPP 2,49%
Hanura 1,17%
Berkarya. 1,27%
PBB 0,61%
Garuda. 0,24%
PKPI 0,19%



Sumber: BeritaSatu.com