Majelis Hakim Tunda Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Majelis Hakim Tunda Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Majelis hakim PN Bekasi menunda sidang terdakwa Haris Simamoraā€ˇ, Senin (22/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / FER Senin, 22 April 2019 | 20:07 WIB

‎Bekasi, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi menunda sidang lanjutan terhadap terdakwa Har‎y Aris Sandigon alias Haris Simamora‎, Senin (22/4/2019). Penundaan sidang lantaran hakim ketua yang menyidangkan pelaku pembunuhan satu keluarga di Kota Bekasi ini, berhalangan hadir.

"‎Majelis hakim ketua berhalangan sehingga perkara ini dilanjutkan pada Rabu 24 April (besok lusa)," ujar hakim anggota yang bertindak sebagai Ketua Majelis Hakim, Syofia M Tambunan, Senin (22/4/2019).

Menurut Syofia, Ketua Majelis Hakim Musa Arief Aini berhalangan tidak hadir pada hari ini dan sidang dilanjutkan kembali pada Rabu (24/4/2019). "Sidang dilanjutkan dengan menghadirkan kembali terdakwa," ujar Syofia, sambil mengetuk palu tiga kali.

Pekan ini, sidang lanjutan pelaku pembunuhan satu keluarga dengan agenda pemeriksaan saksi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) baru menghadirkan tiga saksi dari rencana mengahadirkan sebanyak 20 saksi.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum terdakwa, Barmendo Siagian, menyayangkan ketidakhadiran ketua majelis hakim, Musa Arief Aini. Meski begitu, dia menggangap hal yang wajar dalam proses persidangan.

"Sidang ditunda, dan dijadwalkan Rabu pada minggu (pekan) ini. Semoga mereka (majelis hakim) bisa hadir (secara lengkap)‎. Kita dari pihak terdakwa hadir terus dalam setiap persidangan," kata Barmendo Siagian.

Saat ini, tim kuasa hukum telah menyiapkan tiga saksi yang meringkan. "Kami telah menyiapkan tiga saksi yang meringkan dari pihak keluarga (terdakwa)," beber Barmendo.

Meski jadwal saksi yang akan dihadirkan oleh tim kuasa hukum terdakwa atau saksi yang meringankan, masih beberapa pekan lagi, namun Barmendo dan kawan-kawan telah menyiapkan sejak awal.

Saat ini, PN Bekasi masih mengagendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh jaksa. Baru tiga saksi yang menjalani persidangan di PN Bekasi, masih ada belasan saksi lainnya yang belum menjalani pemeriksaan.

‎Kasus pembunuhan satu keluarga ini, sempat menjadi perhatian publik, saat seluarga ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Jalan Bojong Nangka II, Ke‎lurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi pada Selasa (13/11/2018) lalu.

Empat korban yang tewas adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7). Antara terdakwa Haris Simamora dan korban memiliki hubungan keluarga yakni sepupu dari korban Maya Ambarita.

Haris Simamora didakwa pasal berlapis yakni dakwaan primer Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 363 ayat (1) ketiga. Dakwaan subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 363 ayat (1) ketiga, lebih subsider lagi Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman mati.



Sumber: Suara Pembaruan