PDIP Siap Berkolaborasi dengan PSI di Jakarta

PDIP Siap Berkolaborasi dengan PSI di Jakarta
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (tengah) memberi keterangan pers menanggapi hasil hitung cepat Pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019) malam. ( Foto: istimewa / istimewa )
Lenny Tristia Tambun / FMB Rabu, 24 April 2019 | 10:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengapresiasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjadi satu-satunya partai politik baru yang dapat melenggang masuk DPRD DKI periode 2019-2024.

Berdasarkan hasil real count KPU RI sementara per 24 April 2019, PSI masuk dalam urutan delapan besar dari 16 partai yang berlaga dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 pada 17 April 2019 lalu.

PSI mampu mengalahkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hanura yang merupakan partai politik lama dalam dunia politik di DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono mengatakan perjuangan PSI untuk merebut kursi DPRD DKI sungguh luar biasa, sSehingga partai baru ini mampu mengalahkan partai politik yang telah terlebih dahulu berada di DPRD DKI.

“Luar biasa itu. PSI luar biasa,” kata Gembong Warsono, Rabu (24/4/2019).

Ia mengharapkan PDI Perjuangan bisa berkolaborasi dengan PSI untuk mengkritisi kebijakan Pemprov DKI yang tidak prorakyat dan jalan pemerintahan daerah di Ibu Kota. Keberadaan PDIP dan PSI mampu menjadi penyeimbang dalam jalannya roda pemerintahan daerah di DKI Jakarta.

“Mudah-mudahan nanti mereka bisa bergabung dan berkolaborasi untuk mengkritisi jalannya pemerintahan daerah. Untuk menjaga keseimbangan,” ujar Gembong.

Ini hasil real count sementara KPU RI untuk Pileg DPRD DKI Jakarta, per 24 April 2019, pukul 09.00 Wib dengan perhitungan suara di 1.241 TPS dari total 29.063 TPS di DKI Jakarta :

1. PDI Perjuangan 19,37 persen.
2. PKS 17,72 persen.
3. Partai Gerindra 14,94 persen.
4. Partai Golkar 6,5 persen.
5. Partai Demokrat 6,32 persen.
6. Partai Nasdem 6,16 persen.
7. PAN 6,32 persen.
8. PSI 5,66 persen.
9. PKB 5,54 persen.
10. Perindo 2,95 persen.
11. Partai Hanura 2,51 persen.
12. PPP 2,58 persen.
13. Partai Berkarya 1,96 persen.
14. PBB 0,77 persen.
15. PKPI 0,37 persen.
16. Partai Garuda 0,32 persen.



Sumber: BeritaSatu.com