Ini Penyebab Kemacetan Parah di Sekitar Tanjung Priok Hari Ini

Ini Penyebab Kemacetan Parah di Sekitar Tanjung Priok Hari Ini
Kepadatan mengular di sepanjang jalan protokol yang dilintasi truk kontainer di Kota Jakarta Utara akibat gangguan sistem di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis, 25 April 2019, ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / JAS Kamis, 25 April 2019 | 12:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagian besar jalan protokol di sekitar Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara mengalami kemacetan parah khususnya di area yang di lewati truk-truk kontainer pada Kamis (25/4/2019).

Anto Priambodo (35) salah satu pengendara sepeda motor yang berdomisili di Cilincing, Jakarta Utara menyebutkan sudah sejak pagi tadi jalan-jalan di sekitar Jakarta Utara begitu macet.

"Saya juga merasa aneh kok ini baru keluar jalan depan rumah udah macet sekali, padahal kalau biasanya macet paling di Jalan Yos Sudarso atau Jalan RE Martadinata," ujar Anton, Kamis (25/4/2019) siang.

Ia berharap agar pihak terkait segera menanggulangi hal tersebut karena membuat aktivitas masyarakat terganggu khususnya yang bertempat tinggal di sekitar Jakarta Utara.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Laka Lantas Satwil Jakarta Utara AKP Sigit Purwanto menyebutkan kemacetan di wilayah kota pesisir itu bukan disebabkan karena adanya kecelakaan lalu lintas.

"Kemacetan disebabkan adanya gangguan pada gate system N-Gen JICT/Koja kemarin sore dan tadi malam ditambah volume pengeluaran di NPCT yang tinggi. Oleh sebab itu dimungkinkan masih akan terjadi kepadatan di seputaran pelabuhan Tanjung Priok," ujar Sigit.

Sementara itu, Corporate Secretary Pelindo II atau IPC, Shanti membenarkan adanya gangguan sistem di Terminal Petikemas JICT yang mengakibatkan response performance system menjadi sangat lambat dan shut down di waktu dini hari.

"Dampaknya truk tidak bisa masuk ke terminal dan mengakibatkan macet di sebagian Jakarta Utara," kata Shanti.

Shanti menyebutkan pihak JICT selaku anak usaha telah mengupayakan pengalihan antrean di luar pelabuhan masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok khususnya JICT 2 serta kantong-kantong lahan kosong lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com