Air Ciliwung Terus Naik, Katulampa Berstatus Waspada

Air Ciliwung Terus Naik, Katulampa Berstatus Waspada
Jembatan Situ Duid di Jambu Dua Kota Bogor, Kamis (25/4/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / AB Jumat, 26 April 2019 | 01:03 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung, Kamis (25/4) hingga Jumat (26/4) dini hari, terus naik akibat hujan yang terus mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, Bendung Katulampa yang kini berstatus waspada.

Kepala Pengawas Bendung Katulampa, Andi Sudirman menuturkan kenaikan TMA mulai terjadi sejak pukul 19.00, dengan ketinggian 70 sentimeter (siaga III), pukul 19.30, 170 sentimeter, naik drastis pukul 20.30 mencapai 220 sentimeter keadaan siaga I dan saat ini sudah mencapai 250 sentimeter pukul 23.00 WIB.

“Hingga saat ini masih terpantau TMA 250 sentimeter. Artinya, status siaga naik menjadi waspada. Jumlah debit air 629.986 meter kubik/detik itu akan terbawa hingga Jakarta sekitar 8-10 jam ke depan,” kata Andi.

Sedangkan untuk ketinggian Sungai Ciliwung di Panus, Depok juga mengalami kenaikan dan terpantau ketinggian 330 sentimeter dalam status siaga 2 dengan kondisi cuaca gerimis.

Andi meminta masyarakat yang berada di sempadan Sungai Ciliwung lebih waspada terhadap kemungkinan luapan air sungai, mengingat debit air yang terus bertambah.

Berdasarkan laporan Badan Penangulangan Bencana (BPBD) Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, akibar hujan muncul beberapa titik banjir dan longsor. Longsor terjadi di Megamendung, Kabupaten Bogor, yang menimpa satu ruma. Di Kota Bogor, jembatan Situ Duit, Jambu Dua, ditutup sementara karena badan jalan tergenang luapan air Sungai Ciliwung.



Sumber: BeritaSatu.com