Polres Jakut Sidak Bahan Pangan Kedaluwarsa dan Berbahaya

Polres Jakut Sidak Bahan Pangan Kedaluwarsa dan Berbahaya
Pelaksanaan kegiatan sidak makanan berbahaya di pusat perbelanjaan modern di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis, 16 Mei 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / JAS Kamis, 16 Mei 2019 | 16:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara bersama Suku Dinas Koperasi UMKM Perdagangan Pemkot Jakarta Utara, dan BPOM mengadakan inspeksi mendadak pangan berbahaya dan kedaluwarsa di Kelapa Gading, Kamis (16/5/2019).

Pelaksanaan sidak dalam kegiatan perdana dilaksanakan di pusat perbelanjaan modern Smart Club Trader Wholesale dan Lottemart yang masih berada di kawasan Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading.

"Kami mengadakan kegiatan sidak untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak membeli berbagai kebutuhan pangan di tengah bulan suci Ramadan," ujar Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Darma Adi Waluyo.

Dikatakannya dalam razia di Smart Club ditemukan minuman ringan kaleng yang sudah habis masa kedaluwarsa pada April 2019 lalu. Pihaknya juga meminta pihak swalayan untuk menarik produk kacang tanah yang sudah berjamur meski masa kedaluwarsanya hingga 2020.

"Untuk pelaksanaan kegiatan operasi ini kita lakukan secara dadakan. Jadi bisa dilaksanakan di pasar modern maupun pasar tradisional selama bulan Ramadan untuk memastikan keamanan dan perlindungan produk pangan bagi masyarakat," tutur Darma.

Sementara itu, Kasatpel Sudin Koperasi UMKM Perdagangan Kelapa Gading, Joko Murdono menyebutkan pihaknya ke depan akan berkoordinasi dengan Sudin KPKP untuk melakukan sidak di pasar tradisional.

"Kami melihat pasar tradisional lebih berpotensi adanya pedagang nakal yang menggunakan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan berbagai zat pengawet kimia berbahaya lainnya. Untuk yang kita deteksi beberapa waktu lalu ada menu jajanan takjil yang menggunakan formalin," kata Joko.



Sumber: Suara Pembaruan