MRT Kembali Beroperasi Penuh Hingga Bundaran HI

MRT Kembali Beroperasi Penuh Hingga Bundaran HI
Warga mengikuti uji coba publik pengoperasian MRT (Mass Rapid Transit) fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI di Jakarta, Selasa 12 Maret 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. / SP/Joanito De Saojoao. )
Lenny Tristia Tambun / YUD Jumat, 24 Mei 2019 | 06:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT MRT Jakarta mengumumkan bahwa mulai Jumat pagi ini layanan MRT Jakarta kembali beroperasi secara penuh dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya.

“PT MRT Jakarta menyampaikan bahwa pada tanggal 24 Mei 2019, mulai pukul 05.00 Wib, MRT Jakarta akan kembali beroperasi secara penuh dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya, melayani penumpang melalui keseluruhan 13 Stasiun MRT,” kata Muhamad Kamaluddin, Jumat (24/5/2019).

Jadwal keberangkatan dan kedatangan Ratangga sesuai dengan jadwal normal. Untuk melihat jadwal keberangkatan dan kedatangan setiap stasiun dapat dilihat di kanal-kanal media komunikasi PT MRT Jakarta, seperti website dan media sosial PT MRT Jakarta.

Menurutnya, PT MRT Jakarta masih akan secara intensif mengevaluasi perkembangan situasi di setiap kawasan stasiun MRT Jakarta.

“Para pengguna kami himbau untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi terkini mengenai operasional MRT Jakarta dari petugas kami, media sosial resmi dan situs web MRT Jakarta,” ujar Muhamad Kamaluddin.

Sebelumnya, untuk menjamin keselamatan penumpang dan petugas serta keamanan fasilitas MRT Jakarta, PT MRT Jakarta memberlakukan pengoperasian transportasi publik berbasis rel ini hanya beroperasi dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Asean saja, kemarin.

Kemudian setelah melihat situasi semakin kondusif setelah pascakerusuhan aksi 22 Mei di Jalan MH Thamrin, MRT Jakarta beroperasi hingga Stasiun Dukuh Atas BNI.

Dia menjelaskan bahwa MRT Jakarta kembali melayani penumpang melalui keseluruhan 13 stasiun MRT, serta jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta Ratangga sesuai dengan jadwal normal untuk setiap stasiun yang dapat dilihat di kanal-kanal media komunikasi PT MRT Jakarta, yaitu situs web dan media sosial.

"PT MRT Jakarta masih akan secara intensif mengevaluasi perkembangan situasi di setiap kawasan stasiun MRT Jakarta," katanya.

Kamaluddin juga menambahkan bahwa pihaknya mengimbau para pengguna untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi terkini mengenai perkembangan operasional MRT Jakarta dari petugas, laman media sosial resmi dan situs web MRT Jakarta.

"Dalam memberikan pelayanan, kami akan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan setiap penumpang yang menggunakan layanan MRT Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya PT MRT Jakarta telah membuka kembali layanan stasiun MRT bawah tanah dimulai dari Stasiun Senayan hingga Stasiun Dukuh Atas BNI pada Kamis (23/5/2019) pagi.

Namun, Stasiun Bundaran HI masih ditutup. Selain itu, PT MRT Jakarta juga memberlakukan rekayasa jalur MRT Jakarta seraya tetap memprioritaskan keselamatan penumpang dan keamanan sarana serta prasarana MRT menyusul aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin pada 21-22 Mei 2019.



Sumber: BeritaSatu.com