Jasa Marga Minta Masyarakat Tangerang Dukung Proyek Tol Kunciran-Tangerang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jasa Marga Minta Masyarakat Tangerang Dukung Proyek Tol Kunciran-Tangerang

Kamis, 30 Mei 2019 | 19:23 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Tangerang, Beritasatu.com - Pembangunan Jalan Tol sesi Kunciran - Tangerang (JKC) yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) masih terus berjalan meski masih ada hambatan kecil berupa belum rampungnya pembebasan dibeberapa bidang lahan yang terkena dampak. Oleh sebab itu PT Jasa Marga selaku pengembang proyek berupaya mengimbau masyarakat untuk ikut mendukung kelancaran program ini yang memang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan.

Hal itu diungkapkan Verrie Hendry SH.Mkn salah seorang anggota tim Pengadaan Lahan PT Jasamarga Kunciran-Cengkareng dalam keterangan pers kepada tim Beritasatu.com, Kamis (30/5/2019).

"Pembangunan proyek jalan tol sesi JKC ini merupakan proyek strategis nasional yang diharapkan akan membantu meningkatkan perekonomian di masyarakat. Oleh sebab itu, kami memohon agar masyarakat yang hingga sekarang masih belum merelakan tanah yang terdampak proyek tersebut untuk koopertif dengan merelakan tanahnya untuk dijadikan jalan tol dan untuk kepentingan bersama. Tentunya pemerintah tidak akan memberikan hal-hal yang merugikan masyarakat, contohnya pemerintah memberikan bayaran ganti untung tidak lagi ganti rugi," ungkap Verrie.

Ditambahkannya, nilai yang dibayarkan atas tanah yang terdampak proyek jalan tol itu berdasarkan nilai harga pasar pada saat dinilai, kemudian bangunan dinilai sendiri, tanah, usaha jika ada dan tanaman juga demikian.

PT Jasa Marga sesi Kunciran-Cengkareng sendiri terus berupaya untuk mengedepankan komunikasi dalam pengadaan lahan ini, baik itu di tingkat RT hingga Kelurahan dan Kecamatan. Harapannya tidak ada lagi pihak yang dirugikan karena proyek jalan tol tersebut.

"Kami menyampaikan informasi bahwa jika masyarakat mendukung program ini keuntungan apa yang mereka dapatkan. Namun jika menolak kita juga memberikan informasi langkah - langkah apa yang harus mereka lakukan. Jika mereka sampai tidak mengambil langkah, terpaksa kami yang memutuskan untuk mengambil langkah sesuai ketentuan dengan menitipkan perkara ke Pengadilan," tegasnya.

Disisi lain, Kuasa hukum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rishi Wahab SH menambahkan bahwa hingga saat ini proyek tol Kunciran – Cengkareng tengah menyelesaikan persoalan pengadaan lahan melalui jalur hukum dengan salah satu penyedia jasa transportasi PT Blue Bird Taksi yang lokasinya berada di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper. Luas tanah yang dibebaskan 7.999m2 tersebut di awal mendapat penolakan, setelah menempuh jalur hingga ke Mahkamah Agung diputuskan bahwa penyedia jasa transportasi itu harus menerima uang ganti rugi tersebut.

"Pada hari ini pihak diserahkan uang ganti rugi oleh pihak Pengadilan Negeri Tangerang senilai Rp 57.732.282.646 miliar yang diterima oleh perwakilan dari pihak blue bird. Dengan sudah dibayarkannya maka secara hukum sudah beralih kepemilikan lahan dari blue bird taksi ke negara. Saat ini kami juga sedang lakukan proses penitipan uang di Pengadilan Negeri Tangerang dan ditargetkan proses eksekusi bagi yang menolak mengambil uang ganti rugi akan dilakukan pada akhir Juni 2019," tandas Rishi.

Sekedar informasi, semenjak 2009 hingga saat ini proses pengadaan lahan sudah rampung 80 persen, dimana target pada bulan Juli 2019 sudah mampu beroperasi. Meski demikian, diakui masih ada pihak yang masih keberatan atas nilai yang diberika, oleh karena itu pihaknya mendorong Pengadilan Negeri Tangerang untuk segera memutus Perkara yang tengah di koninyasikan serta BPN mempercepat proses validasi pembayaran kepada warga yang terkena, sehingga target 100 persen bisa tercapai.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bupati Bogor: Solusi Kemacetan Puncak Hanya Satu, Buka Jalur Puncak 2

Jalan Puncak 2 yang telah digagas sejak 2012, masih terkendala oleh pembiayaan dengan estimasi anggaran Rp 5 triliun.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Jadi Terlapor Penganiayaan Muhammad Kece

Terlapor dalam laporan polisi yang dibuat oleh Muhammad Kece adalah jenderal bintang dua tersebut.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Bogor dan Cianjur Setuju Ganjil Genap Permanen di Puncak

Pemkab Bogor dan Cianjur sepakat untuk mempermanenkan kebijakan ganjil genap diterapkan di kawasan Puncak di setiap akhir pekan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Ganjil Genap, Kendaraan Arah Puncak Padat Sejak Sabtu Pagi

Uji coba pemberlakuan ganjil genap pekan ketiga, kendaraan mengarah ke Puncak padat sejak Sabtu (18/9/2021) pagi.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Atap Sekolah Ambruk, Bima Arya: Ini Peringatan Sebelum PTM Kota Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya mengingatkan agar fasilitas dan bangunan sekolah dalam kondisi baik dalam uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) Oktober.

MEGAPOLITAN | 18 September 2021

Wagub DKI: Kelanjutan Bansos Tunai Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa kelanjutan bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak Covid-19, tergantung keputusan pemerintah pusat

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Penting, Ini Syarat yang Harus Diperhatikan Saat Berwisata ke Ancol

Ini berbagai hal yang harus diperhatikan oleh para pengunjung saat berwisata ke Ancol.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Jelang HUT Polantas, Polrestro Bekasi Gelar Bakti Sosial ke Anak Yatim Piatu

Satlantas Polrestro Bekasi menggelar bakti sosial ke yayasan yatim piatu menjelang peringatan HUT ke-66 Polantas.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Polisi Kembali Minta Keterangan Petugas Lapas

Polisi terus melakukan penyidikan kasus kebakaran Lapas Tangerang dengan memeriksa kembali tujuh petugas lapas

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

Ganjil Genap di Tempat Wisata, Pemprov DKI: untuk Cegah Kemacetan dan Kerumunan

Pemprov DKI menerapkan sistem ganjil genap di tempat-tempat wisata yang telah diizinkan beroperasi untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kerumunan.

MEGAPOLITAN | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Penyaluran Kredit DigiKu Ditargetkan Capai Rp 19 Triliun hingga 2024

Penyaluran Kredit DigiKu Ditargetkan Capai Rp 19 Triliun hingga 2024

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings