H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang MRT 83.000 Orang

H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang MRT 83.000 Orang
Akses masuk ke Halte Transjakarta Bundaran HI berupa tangga yang ada dalam Stasiun MRT Bundaran HI. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / WBP Jumat, 7 Juni 2019 | 10:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pada hari kedua Lebaran (H+2), jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta meningkat tajam. Banyak warga yang ingin menikmati liburan dengan mencoba naik transportasi publik.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada hari kedua Lebaran, Kamis (6/6/2019), stasiun yang sangat diminati warga adalah stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI). Terlihat arus penumpang yang turun dan baik di stasiun ini sangat padat. Sementara di Stasiun Dukuh Atas BNI, tidak terlalu ramai.

Stasiun ini banyak diminati penumpang, selain dikarenakan berada dekat dengan Patung Selamat Datang dan air mancur Bundaran HI, juga merupakan spot foto bagus bagi warga yang ingin mengabadikan kedatangannya di Ibu Kota.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Muhamad Kamaluddin membenarkan terjadi lonjakan cukup tinggi pada hari kedua Lebaran. “Pada tanggal 6 Juni, jumlah penumpang mencapai 83.000 orang,” kata Muhamad Kamaluddin Jumat (7/6/2019).

Dipaparkannya, pada saat libur Lebaran dimulai, tanggal 3 Juni 2019, jumlah penumpang MRT mencapai 62.000 orang. Jumlah itu mengalami penurunan pada malam takbiran, Selasa (4/6/2019) yang mencapai 58.000 orang. Lalu menurun pada hari pertama Lebaran, Rabu (5/5/2019), mencapai 48.000 orang.

“Pada hari pertama Lebaran, tanggal 5 Juni, di pagi harinya, penumpang masih jarang karena masih Salat Idulfitri. Baru ramai siang dan sore,” ujar Kamaluddin.

Namun menurutnya, jumlah penumpang tersebut masih menunjukkan animo yang cukup tinggi di saat hampir sebagian besar warga Jakarta sudah pulang mudik ke kampung halamannya.

“Untuk hitungan masa liburan, jumlahnya sudah cukup tinggi. Sudah diatas rata-rata akhir pekan yang biasanya sekitar 40 ribuan penumpang. Tapi sekarang cukup tinggi diatas 60 ribuan,” terang Kamaluddin.

Selama libur Lebaran, operasional MRT Jakarta terap berjalan seperti biasanya. Yakni mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.



Sumber: BeritaSatu.com