Hari Pertama Masuk Kerja, Pemkab Bogor Lakukan Tes Urine PNS

Hari Pertama Masuk Kerja, Pemkab Bogor Lakukan Tes Urine PNS
Bupati Bogor Ade Yasin (kiri) saat meninjau arus balik wisata di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Minggu (9/6/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Senin, 10 Juni 2019 | 14:41 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor Ade Yasin siap memberikan sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bogor yang membolos setelah libur Lebaran.

"Sanksinya serahkan ke inspektorat untuk diberikan teguran. Kalau alasannya jelas dan masuk akal masih bisa kita disepensasi. Kalau tidak masuk akal, ini salah satu pelanggaran dan sudah diatur dalam kepegawaian mulai dari pemotongan tunjangan hingga penundaan kenaikan pangkat/golongan," kata Ade Yasin, Senin (10/6).

Hari pertama masuk kerja pascalibur Lebaran, Bupati Bogor Ade Yasin melakukan sidak di kantor Satpol PP. Selain sidak, ia juga meminta agar petugas Polisi Pamong Praja melakukan tes urine.

Dia mengatakan, sanksi juga akan diberikan kepada ASN yang terbukti memakai narkoba setelah dilakukan tes urine. Tes urine akan rutin dilakukan di setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) pemerintah Kabupaten Bogor.

Kata dia, sanksi pemecatan merupakan sanksi terberat yang dapat diterima oleh ASN di Kabupaten Bogor yang terbukti memakai narkoba sehingga tidak ada dispensasi atau penangguhan.

"Kalau terkena narkoba. Ya harus tegas dari pemda karena menyangkut pidana. Tidak ada penangguhan dan sanksinya dipecat," kata dia.

Baginya sidak di Satpol PP cukup penting mengingat perannya sebagai aparat pemerintahan dan penegak peraturan daerah (perda) di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Satpol PP harus memahami seluruh perda secara komprehensif.



Sumber: Suara Pembaruan