Dishub DKI Masih Kaji Operasional LRT Jakarta

Dishub DKI Masih Kaji Operasional LRT Jakarta
Kereta Light Rail Transit (LRT) melintas saat uji coba publik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa 11 Juni 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Lenny Tristia Tambun / MPA Kamis, 13 Juni 2019 | 17:43 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko mengatakan pihaknya masih belum bisa mengeluarkan izin operasional kepada Light Rail Transi (LRT) Jakarta.

Karena saat ini, pihaknya masih mengkaji operasional LRT Jakarta selama uji publik yang telah dilakukan mulai Senin (10/6/2019).

“Kalau kita bicara kan sekarang sedang uji coba publik. Artinya secara aspek regulasi teknisnya kan sudah dipenuhi. Hanya hal-hal yang sifatnya pendukung yang sedang disiapkan dan dimatangkan,” kata Sigit Widjatmoko di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Langkah pengkajian untuk mematangkan kesiapan operasional LRT Jakarta sejalan dengan jadwal yang telah direncanakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT LRT Jakarta.

Salah satunya adalah sosialisasi yang dilakukan dalam uji coba publik. Sosialisasi ini merupakan bagian penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai keterjangkauan dan konektivitas antara LRT Jakarta, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dan Transjakarta.

“Bagian sosialisasi penting. Sekarang bagaimana mengedukasi masyarakat keterjangkauan konektivitas antara LRT dengan MRT Jakarta melalui konekting dengan menggunakan bus Transjakarta, bahwa LRT dan MRT juga tersambung. Ini sama dengan waktu kita mensosialisasikan operasional MRT Jakarta yang sudah bisa mengcover warga di sekitar Tangerang Selatan,” terang Sigit Widjatmoko.

Sigit menjelaskan uji coba publik LRT Jakarta sudah dilakukan dua kali. Ujicoba publik yang pertama berbeda dengan ujicoba kedua.

“Yang pertama, bagaimana kesiapannya. Karena waktu itu kan mau dioperasikan menjelang Asian Games. Nah ini kita laksanakan ujicoba publik yang kedua setelah rekomendasi lengkap itu keluar. Maka kita laksanakan ujicoba publik kedua,” papar Sigit Widjatmoko.

Dalam ujicoba publik ini, lanjut Sigit Widjatmoko akan dilihat fungsi fasilitas Depo LRT Jakarta yang sudah beroperasi. Kalau dalam ujicoba publik pertama, LRT beroperasi dari Kelapa Gading ke Velodrome, maka ujicoba publik kedua sekarang dikembangkan sampai Depo di Jalan Pegangsaan.

“Selain itu kita bicara adanya safety assesment. Disana ada kesiapan personil. Karena akan berbeda pola operasinya. Antara berangkat dari depo dengan berangkat dari stasiun. Headway bisa diatur, bagaimana sekarang operation command center (OCC) sudah berfungsi layaknya sebuah operasi komersil. Itu yang kita kerjakan sekarang,” tutur Sigit Widjatmoko.

Diharapkan semua pengkajian itu sudah selesai sebelum akhir tahun. Bahkan diharapkan secepatnya dapat rampung sehingga LRT Jakarta dapat dioperasikan sesegera mungkin.

“Kalau bisa lebih cepat kita operasikan. Kita tunggu lah. Nanti biar Pemprov DKI yang mengumumkan,” ungkapnya



Sumber: BeritaSatu.com