Massa Berkostum Super Hero Unjuk Rasa di MK

Massa Berkostum Super Hero Unjuk Rasa di MK
Suasana di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat, Kota Jakarta Pusat Selasa (18/6/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / WBP Selasa, 18 Juni 2019 | 13:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dua kelompok massa melakukan unjuk rasa terkait jalannya sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Merdeka Barat, Jakarta Selasa (18/6/2019).

Kelompok pertama, massa menggunakan kostum tokoh super hero yang menyampaikan pendapat di kawasan Patung Kuda, tepat di depan barikade kawat berduri kepolisian. Sekitar 15 orang menggunakan kostum super hero seperti Superman, Captain America, Gatot Kaca, Thor, Spiderman, Iron Man maupun Hulk. Mereka membawa spanduk besar bertuliskan 'Kami Tolak Kerusuhan' serta sejumlah poster bertuliskan '#Tolak Kerusuhan', 'Koalisi Indonesia Rukun', dan berbagai ajakan untuk mendukung situasi kondusif.

Koordinator Komunitas Pecinta Hero Indonesia, Riko mengaku dirinya bersama rekan relawan datang ke MK untuk menyampaikan pesan perdamaian bagi masyarakat Indonesia. "Jangan sampai masyarakat Indonesia terprovokasi, kita juga ingin menunjukan bahwa kita cinta tanah air, cinta kedamaian, kita harus menunjukan tauladan terhadap masyarakat kita," kata Riko, di lokasi Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Adapun kelompok massa kedua mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia. Mereka datang untuk mengawal sidang gugatan sengketa Pilpres 2019.

Massa memakai rompi kuning dan diiringi dengan ondel-ondel. Mereka juga membawa poster dengan kalimat seperti 'Hakim MK dibayar Rakyat Untuk Membela Kebenaran dan Keadilan,' 'What Do We Want?,' JUSTICE. 'When Do We Want It? NOW'.

Diketahui, MK menggelar sidang lanjutan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 pada Selasa (18/6/2019). Sidang mengagendakan pembacaan jawaban dan pengesahan alat bukti dari pihak termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas gugatan yang disampaikan oleh tim hukum Prabowo-Sandi pada sidang perdana yang berlangsung Jumat (14/6/2019).

Selain KPU, pihak yang terkait langsung dalam sengketa pilpres yaitu tim kuasa hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Bawaslu pun akan menyampaikan keterangan atau jawabannya pada sidang lanjutan ini.



Sumber: Suara Pembaruan