Pemkot Bekasi Sesuaikan Kuota Jalur Prestasi dengan SE Kemdikbud

Pemkot Bekasi Sesuaikan Kuota Jalur Prestasi dengan SE Kemdikbud
Ilustrasi PPDB SMP. ( Foto: ANTARA FOTO / Nyoman Hendra Wibowo )
Mikael Niman / JAS Selasa, 25 Juni 2019 | 14:14 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Saat ini, Kota Bekasi memiliki 49 SMP negeri yang tersebar di 56 kelurahan se-Kota Bekasi.‎ Namun, saat pelaksanaan PPDB online masih saja menyisakan persoalan, tak tertampungnya para lulusan SD masuk ke SMP negeri.

Untuk itu, pemerintah daerah akan menyesuaikan kuota Jalur Prestasi menjadi 15 persen sesuai Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bekasi, k‎uota PPDB online SMP negeri tersedia 14.544 murid dengan 404 rombongan belajar (rombel) atau hanya menampung sebesar 31 persen dari total lulusan SD se-Kota Bekasi.

Para lulusan SD yang tak tertampung ini diarahkan untuk mendaftar ke SMP swasta yang memiliki dampung 24.413 murid dengan jumlah rombel 77. Serta, MTs yang memiliki daya tampungnya 6.515 murid dengan jumlah rombel 162.

"Kota Bekasi saja yang hampir memiliki satu kelurahan satu SMP negeri, masih belum mampu dalam sistem zonasi, seperti di Bekasi Timur, ada satu kelurahan yang belum memiliki SMP negeri, di satu sisi akan penuh dan jumlah peserta PPDB akan luar biasa banyak makanya sekarang kita melakukan peningkatan dengan merger SD-SD yang tidak digunakan dan membangun SMP baru," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Selasa (25/6/2019).

‎Kemdikbud melakukan penyesuaian terkait kuota penerimaan peserta didik baru.‎ Penyesuaian dilakukan beberapa hari setelah dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2019.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 20 Tahun 2019 sebagai perubahan atas Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, peserta didik baru melalui Jalur Zonasi mendapat kuota sebanyak 90 persen, Jalur Prestasi 5 persen dan Jalur Perpindahan Orangtua sebanyak 5 persen.

Dengan dikeluarkannya Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru, terdapat penyesuaian penerimaan peserta didik baru yakni Jalur Zonasi menjadi 80 persen, Jalur Prestasi 15 persen dan Jalur Perpindahan Orangtua 5 persen.

Dengan adanya Surat Edaran Kemendikbud tersebut dilakukan penyesuaian kuota pada jalur prestasi, yakni menjadi 15 persen sebelumnya hanya 5 persen.

‎"Perubahan Permendikbud sebanyak 15 persen untuk Jalur Prestasi, enggak ada masalah. Pemerintah Kota Bekasi akan mengikuti Permendikbud dengan diterbitnya surat edaran yang baru. ‎Tapi sebenarnya, esensinya adalah kemampuan pemerintah daerah menyediakan prasarana dan sarana pendidikan‎," imbuhnya.

Banyak orangtua murid yang kecewa karena anaknya memiliki prestasi namun harus tersisih dengan peserta lain yang memiliki jarak rumah terdekat dengan sekolah. 



Sumber: BeritaSatu.com