13.000 Personel Gabungan TNI-Polri Bersiaga di MK

13.000 Personel Gabungan TNI-Polri Bersiaga di MK
Personel Brimob Polri melakukan pengamanan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi )
Bayu Marhaenjati / CAH Selasa, 25 Juni 2019 | 20:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Personel TNI dan Polri telah menyiapkan pengamanan jelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Sebanyak, 13.747 personel gabungan TNI-Polri disiagakan di lokasi.

"Kita sudah siapkan pengamanan, sesuai dengan yang sudah kita lakukan sebelumnya. Ya, kita menggunakan sistem pengamanan ring," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (25/6/2019).

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan mengatakan, 13.747 personel gabungan disiagakan untuk melakukan pengamanan di MK.

"TNI dan Polri masih seperti kemarin, khusus di depan MK dan sekitarnya berjumlah 13.747 personel. Pengamanan di MK ini sudah dibagi ringnya. Pengamanan di dalam itu khususnya di kantor MK sudah kita tempatkan baik dari unsur TNI dan Polri, yang kedua di sekitar wilayah, di depan jalan, dan cakupannya di sekitar Patung Kuda," ungkap Harry.

Harry menyampaikan, apabila ada aksi massa, aparat keamanan akan mengarahkannya ke Patung Kuda.

"Di Patung Kuda kemarin ada beberapa aksi masyarakat. Kita arahkan tidak boleh aksi di depan MK, dan mereka kita arahkan di depan area Patung Kuda atau pun di depan Sapta Pesona. Tetap tidak diperbolehkan. Aksi massa akan kita sekat jauh dari kantor MK," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com