Bersekolah di Swasta, Siswa Tak Mampu di Depok Dapat BOS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bersekolah di Swasta, Siswa Tak Mampu di Depok Dapat BOS

Jumat, 28 Juni 2019 | 12:50 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / BW

Depok, Beritasatu.com – Orang tua di Depok masih tertarik dan tidak segan memasukkan anaknya ke sekolah swasta, khususnya untuk jenjang SMA/SMK di Depok. Kualitas sekolah swasta di Depok terbilang baik sehingga tidak membuat orang tua ragu. Bagi siswa yang tidak mampu dan sekolah di swasta, akan mendapatkan bantuan operasional siswa (BOS) sebesar Rp 2 juta.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Peserta Didk Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Depok Bahrudin mengatakan, kualitas MA/SMK swasta di Depok tak kalah hebat. Mereka terus berlomba meningkatkan kualitas untuk dapat menjaring murid-murid dari SMP untuk masuk ke sekolah mereka.

"Untuk kegiatan ekstrakurikuler justru sekolah swasta yang lebih banyak memiliki prestasi. Mereka kerap juara lomba paskibraka, lomba robotik, olimpiade sains, dan berbagai macam lomba lainnya," ujar Bahrudin di Depok, Jawa Barat, Jumat (28/6/2019).

Dinas Pendidikan Kota Depok mengimbau warga Depok untuk tidak ragu menyekolahkan anaknya ke swasta karena sekolah swasta di Depok memiliki kualitas yang tak kalah baiknya dengan negeri. Persaingan antarsekolah swasta dalam sisi akademik dan nonakademik terus ditingkatkan oleh sekolah swasta itu sendiri sehingga kualitas mereka tetap layak dibanggakan.

"Orangtua di Depok sejauh ini masih tertarik menyekolahkan anaknya ke negeri. Walau negeri memang masih dominan, di Depok banyak SMA favorit di Depok yang kualitasnya sangat baik seperti misalnya SMA Lazuardi, SMA Pribadi, dan sebagainya," tutur Bahrudin.

SMA-SMA favorit lainnya di kota belimbing itu, antara lain SMA Mardi Yuana dan SMA 7 PSKD.

Bagi anak tak mampu yang ingin bersekolah di swasta, Dinas Pendidikan Kota Depok tetap menyediakan bantuan bagi mereka. Besaran dana BOS dari APBD Kota Depok senilai Rp 2 juta per anak per tahun yang dicairkan setiap tahunnya.

"Tetap ada program sosial untuk anak tak mampu. Kami tetap bantu mereka. Jadi bila tidak diterima di negeri maka bisa memilih sekolah swasta," ujar Bahrudin.

Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok Acep Al-Azhari menuturkan, jumlah lulusan SMP yang masuk ke sekolah swasta berjumlah lebih kurang 17.000 siswa. Jumlah SMA swasta di Depok sendiri sebanyak 48 sekolah. Sedangkan SMK swasta 145 sekolah. Sebanyak 5.000 lulusan SMP yang tidak masuk sekolah negeri dan swasta di Depok, memilih sekolah swasta di Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

"Jumlah sekolah swasta sangat banyak di Depok. Kemampuan teman-teman di swasta untuk menjaring murid sangat bergantung pada kreativitas dan inovasi mereka masing-masing agar orangtua dan calon siswa tertarik untuk bersekolah di sekolah tersebut," papar Acep.

Adanya zonasi, menurut Acep, sangat baik untuk menghilangkan label sekolah favorit di sekolah negeri sehingga pendidikan dapat merata dan juga keadilan akses pendidikan.

Acep menyarankan agar penambahan SMA/SMK negeri di Depok ditunda lebih dulu. 4. Pasalnya sekolah negeri saat ini masih banyak yang menumpang dan belum memiliki bangunan sendiri. Misalnya SMA Negeri 11 dan SMA Negeri 12 serta SMK Negeri 3 dan SMK Negeri.

"Negeri minded ini tampaknya sekarang juga menjangkiti para birokrat. Padahal sekolah negeri yang terus-menerus dibangun juga sebenarnya bukan solusi tepat. Lantas bagaimana keadilan untuk sekolah swasta yang telah puluhan tahun berdiri dan menyumbangkan banyak hal dalam dunia pendidikan di Indonesia? Harusnya ini juga menjadi perhatian pemerintah pusat," ujar Acep.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sebelum Pinjam Uang, Cek Dahulu Daftar Pinjol Resmi di OJK

Aspek legal dan logis itu harus menjadi perhatian masyarakat sebelum bertransaksi dengan pinjaman online.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Transjakarta Siapkan Transportasi untuk Kontingen DKI Usai Berlaga di PON Papua

Transjakarta menyiapkan fasilitas transportasi untuk menyambut kepulangan kontingen DKI Jakarta yang berlaga di PON XX Papua 2021.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Waspada, Kasus Covid-19 di Jakarta 3 Hari Berturut-turut Naik

Jumlah ini mengalami kenaikan 16 kasus dibandingkan kasus aktif pada 13 Oktober sebanyak 1.331 kasus yang terdiri dari 359 dirawat dan 972 isolasi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Didemo terkait Polisi Banting Mahasiswa, Kapolresta Tangerang: Saya Siap Mundur

Mahasiswa menggelar demo di depan Mapolresta Tangerang di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/10/2021).

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021


Gerakan Nasi Bungkus Jadi Cara Razka Bantu Sesama Selama Pandemi

Gerakan berbagi Razka Nabillian Donald berawal dari kepeduliannya terhadap masyarakat menengah ke bawah yang terdampak ekonominya akibat pandemi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Sebar Konten Provokatif dan Hoax, Youtube Aktual TV Raup Rp 2 Miliar

Akun Youtube Aktual TV yang digunakan AZ meraup Rp 2 miliar dari berita bohong dan konten provokatif yang disebarkan.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Pengungkapan Jaringan Pinjol Ilegal terkait Kasus Wanita Gantung Diri di Wonogiri

Pengungkapan ini ternyata berkaitan juga dengan kasus meninggalnya seorang ibu dengan cara gantung diri akibat diduga terlilit utang pinjol, di Wonogiri.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Daya Beli Masyarakat Menurun, ACT Kembali Gelar Operasi Pangan

ACT menggelar soft launching operasi pangan murah dan distribusi operasi pangan murah di Jakarta Utara, Jumat (15/10/2021).

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021

Korupsi Dana BOS di SMKN 53, Kejari: Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Kejari Jakarta Barat menyebut tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 53

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings