PSI Ingin Warga Dilibatkan Memilih Wagub DKI

PSI Ingin Warga Dilibatkan Memilih Wagub DKI
Rian Ernest ( Foto: Istimewa )
Erwin C Sihombing / FMB Kamis, 4 Juli 2019 | 20:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kendati belum memiliki fraksi di DPRD DKI lantaran anggota dewan periode 2019-2024 belum dilantik, PSI sudah bersuara mengenai penentuan Wagub DKI yang lowong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno. PSI DKI merasa penting jika proses pemilihan atau penentuan wagub turut melibatkan warga.

"PSI ingin memastikan publik dilibatkan dalam menentukan pemimpinnya," kata Wakil Ketua DPW PSI DKI Rian Ernest, di kantornya, Kamis (4/7/2019).

Proses pemilihan Wagub DKI sudah berjalan di DPRD DKI setelah Gubernur Anies menyerahkan dua nama kandidat dari PKS yakni, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Selanjutnya dewan membentuk panitia khusus (pansus) pemilihan untuk menyusun tata tertib.

Rian Ernest menilai proses pemilihan wagub tidak transparan. Meskipun terdapat mekanisme uji kelayakan dan kepatutan sebelum Gerindra dan PKS menyetor dua nama kepada Anies, proses tersebut belum meyakinkan bahwa penentuan Wagub DKI bebas dari politik transaksional.

Dia meminta diadakan uji kelayakan dan kepatutan dan debat publik agar masyarakat dapat melihat kompetensi masing-masing kandidat. Bahkan pihaknya bersedia menjadi fasilitator, atau pihak Gerindra dan PKS berinisiatif membuka hasil uji kelayakan sebelumnya.

"Kita tidak mau rakyat seperti membeli kucing dalam karung," katanya.

Dengan adanya debat publik maka setidaknya masyarakat turut terlibat, setidaknya memiliki penilaian terhadap figur calon wagub.

"Paling tidak warga ada gambaran. Begitu ada gambaran, elite-elite politik akan mempertimbangkan aspirasi warga," tutur Rian.

PSI selaku parpol yang baru berdiri November 2018 berhasil mendapatkan sedikitnya delapan kursi di DPRD DKI periode 2019-2024. Kebanyakan anggotanya adalah anak muda atau figur-figur yang baru berpolitik. 



Sumber: Suara Pembaruan