Giliran Barisan Emak-Emak Laporkan Barbie Kumalasari

Giliran Barisan Emak-Emak Laporkan Barbie Kumalasari
Artis Barbie Kumalasari memberikan pernyataan pada awak media. ( Foto: Antara Foto / Ricky Prayoga )
Chairul Fikri / CAH Jumat, 19 Juli 2019 | 07:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus vlog "Ikan Asin" yang dilaporkan Fairuz A Rafiq dengan menyeret Galih Ginanjar, Pablo Benoa dan Rey Utami kini makin melebar. Pasalnya, kini giliran Barbie Kumalasari yang merupakan istri Galih dilaporkan ke pihak Kepolisian oleh Barisan Emak-Emak.

Mereka risih dengan pernyataan dan juga perilaku Barbie yang kerap berlebihan dan diduga mengandung kebohongan. Bahkan Barisan Emak-Emak yang melaporkan ke pihak yang berwajib juga berharap polisi menyelidiki ijazah sarjana hukum dan ijazah advokat yang dimiliki oleh Barbie.

"Kita agak risih saja dengan statement-statementyang dilontarkan Barbie dalam berbagai kesempatan, karena kami anggap dia berbohong. Terkait dengan gelar Sarjana Hukum dan ijazah advokat yang mengaku dimilikinya, kami berharap pihak Kepolisian untuk menelusuri kebenaran ijazah dan ijazah profesi yang dimiliki Barbie. Apakah benar-benar skripsi yang dihasilkannya merupakan hasil karya-nya sendiri atau gimana," ungap Pitra Romadhoni selaku pengacara yang mewakili Barisan Emak-Emak yang melaporkan mantan Bintang sinetron cilik itu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2019).

Selanjutnya, Pitra dan Barisan Emak-Emak juga berharap pihak kampus yang menjadi tempat Barbie Kumalasari berkuliah dulu menerangkan status yang disandang Barbie.

"Yang kedua kami meminta kampusnya terbuka dan berterus terang apakah pendidikan yang ditempuh itu benar. Kami sendiri telah mengirim surat kepada Universitas Azzahra, yang merupakan kampus Kumalasari kuliah, Kementerian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi yang isinya apakah status Berbie benar-benar lulus dan menjalani pendidikan profesi pengacara yang dijalaninya benar atau enggak. Kami melihat ada keganjilan dan kejanggalan serta keanehan dari pernyataan dan perilaku yang dilakukan Barbie. Kami juga menemukan bukti kalau ijazah Kumalasari tidak tercatat di forlap dikti," ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com