Tingkatkan Kualitas Udara, DKI Bagikan Tanaman Lidah Mertua

Tingkatkan Kualitas Udara, DKI Bagikan Tanaman Lidah Mertua
Ilustrasi polusi udara di Jakarta. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / BW Senin, 22 Juli 2019 | 23:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta agar makin sehat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membagikan tanaman lidah mertua. Diyakini, tanaman ini mampu menyerap berbagai jenis polutan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI, Suharini Eliawati mengatakan, mulai Agustus 2019, pihaknya akan membagikan tanaman lidah mertua kepada warga Jakarta secara gratis.

“Jadi memang ini program kami. Mulainya nanti Agustus. Pembagiannya gratis, hanya ditukarkan pakai KTP. Satu KTP dapat dua tanaman lidah mertua,” kata Suharini Eliawati ketika dihubungi wartawan, Senin (22/7/2019).

Tidak hanya lidah mertua yang dibagikan, tetapi juga tanaman obat keluarga (toga) lainnya yang menjadi koleksi Dinas KPKP DKI. Seperti, alpukat, belimbing dan pucuk merah.

Dijelaskan, semua tanaman menghasilkan O2 (oksigen) dan menangkap CO2 (karbon dioksida). Berdasarkan penelitian pada 2013 dan 2017, sebanyak 15-17 pot tanaman mampu mengurangi polusi udara secara signifikan.

“Namun, tanaman-tanaman lain bukan berarti tidak ada artinya. Kami masih yakin, kalau setiap rumah mau menghijaukan pelarangannya, itu sebenarnya lebih bagus kan. Hanya memang lidah mertua itu lebih efektif. Jadi tanaman lidah mertua sendiri mampu menyerap 107 polutan udara,” ujar Suharini Eliawati.

Agar pembagian tanaman Lidah Mertua berjalan dengan baik, pihaknya akan menerapkan sistem online. Sehingga warga bisa pesan melalui online kemudian dua tanaman lidah mertua akan dikirimkan melalui ojek online.

“Semua warga boleh ngambil. Itu nanti kita mau buka sistem online, jadi warga itu tidak usah datang ke kami. Kalau dia hanya dua pohon, ngambil di tempat kami kan jauh, boleh dia pakai ojek online. Nanti ojek onlinenya mereka yang bayar. Itu lebih mendekatkan pelayanan kita ke masyarakat,” papar Suharini Eliawati.



Sumber: BeritaSatu.com