PKS Tetap Optimistis Wagub DKI dari Calonnya

PKS Tetap Optimistis Wagub DKI dari Calonnya
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diajukan PKS, Agung Yulianto (kedua kiri), Ahmad Syaikhu (ketiga kiri), dan Abdurrahman Suhaimi (keempat kiri). ( Foto: PKS DKI Jakarta )
Lenny Tristia Tambun / BW Selasa, 23 Juli 2019 | 14:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI optimistis pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI rampung sebelum masa bakti DPRD DKI periode 2014-2019 berakhir pada Agustus mendatang.

Selain itu, Fraksi PKS DPRD DKI juga tetap optimistis wagub yang akan terpilih tetap berasal dari dua calon yang diusung partainya dan Partai Gerindra, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi mengakui proses pemilihan wagub DKI tertunda karena belum dilaksanakannya rapimgab untuk memberikan persetujuan akhir terhadap draf tata tertib (tatib) pemilihan wagub DKI. Padahal, penyusunan draf tatib ini telah diselesaikan oleh Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI.

“Ya tertunda karena rapimgab belum ada. Kalau rapimgab tentu saja pimpinan yang mengadakan. Pansus tinggal menunggu adanya rapimgab dan pansus menyampaikan laporan hasil kerja mereka,” kata Abdurrahman Suhaimi di DPRD DKI, Selasa (23/7/2019).

Menurutnya, Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi telah menginstruksikan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta untuk segera membuat surat undangan rapimgab. Bahkan, ia sudah bertemu langsung dengan Prasetio untuk menanyakan rapimgab dan draf tatib pemilihan.

“Kemarin, saya sudah ke Pak Pras. Dia mengatakan sudah didisposisi untuk ditindaklanjuti. Yang saya dengar, sudah di-approve untuk ditindaklanjuti. Suratnya kan yang tanda tangan siapa? Iya Pak Pras. Dia yang menginstruksikan untuk buat surat. Kita, pansus sudah laporan. Hasil draf pansus sudah dilaporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” terang Abdurrahman Suhaimi.

Melihat rapimgab yang tak kunjung digelar, Fraksi PKS DPRD DKI tetap berpikiran positif. Pihaknya tidak merasa dipermainkan dengan adanya tarik ulur proses pemilihan wagub DKI ini. Justru PKS melihat ini merupakan bagian dari proses politik.

“Dalam proses politik, dibutuhkan ada komunikasi, ada lobi. Semua upaya kita lakukan. Jadi kita berharap dalam waktu dekat, mudah-mudahan ada wagub DKI antara Pak Syaikhu atau Pak Agung,” terang Abdurrahman Suhaimi.

Oleh karena itu, ia mengharapkan rapimgab dapat secepatnya digelar untuk menyetujui draf tatib pemilihan. Dilanjutkan dengan dilaksanakannya rapat paripurna pemilihan, hingga menghasilkan wagub DKI terpilih menggantikan Sandiaga Uno.

“Kita harapkan begini. Kan wakil gubernur itu kaitannya dengan tugas gubernur. Kita berharap teman-teman di seluruh fraksi semangat menjalankan seluruh proses semuanya. Dan supaya ini jadi hadiahlah dari DPRD periode ini untuk masyarakat,” ungkap Abdurrahman Suhaimi.



Sumber: BeritaSatu.com