WOM Finance Bagikan Kaki dan Tangan Palsu untuk Masyarakat Kurang Mampu

WOM Finance Bagikan Kaki dan Tangan Palsu untuk Masyarakat Kurang Mampu
Sekitar 150 penyandang disabilitas atau tuna daksa mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu gratis, dalam rangka kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) WOM Finance yang diadakan di Wahana Safety Riding Center, Jatake, Tangerang, Kamis (1/8/2019) petang. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 2 Agustus 2019 | 09:40 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Sekitar 150 penyandang disabilitas atau tuna daksa mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu gratis. Pemberian bantuan kaki dan tangan palsu gratis ini digelar dalam rangka kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) yang diadakan di Wahana Safety Riding Center, Jatake, Tangerang, Kamis (1/8/2019) petang.

Umumnya mereka yang mendapatkan kaki dan tangan palsu memiliki keterbatasan akibat sebuah peristiwa, seperti kecelakaan dan diabetes. Adapun 150 penyandang disabilitas ini merupakan konsumen, sanak saudara atau kerabat konsumen WOM Finance yang berada di cabang Ciledug, Tangerang, Mauk, Balaraja dan Cikupa.

CSR WOM Finance

Direktur WOM Finance, Zacharia Susantaradiredja mengatakan, kegiatan pemberian bantuan kaki dan tangan palsu ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu masyarakat mendapatkan bantuan kesehatan secara cuma-cuma. Diharapkan, bantuan ini bisa meringankan masyarakat yang memiliki keterbatasan dan kurang mampu.

"Kami berharap, dengan adanya bantuan kaki dan tangan palsu tersebut bisa membantu para penyandang disabilitas agar mereka bisa beraktivitas layaknya orang normal pada umumnya," ujar Zacharia di sela acara penyerahan bantuan.

Zacharia menambahkan, alasan WOM Finance memberikan kaki dan tangan palsu ini karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan yang tidak mampu untuk membeli karena harganya tidak terjangkau atau relatif mahal.

"Dengan menggunakan alat bantu ini, semoga semangat hidupnya bertambah dan mampu berkarya secara mandiri. Buang jauh rasa malu dan minder," tegas Zacharia.

Zacharia menambahkan, pihaknya  berharap setelah para disabilitas ini menggunakan kaki dan tangan palsu, mereka dapat beraktivitas seperti biasa.

"Selain itu, diharapkan nantinya dengan kaki dan tangan palsu, mereka tidak perlu lagi merasa cacat, terlebih banyak dari mereka yang bekerja lebih hebat dari individu yang normal secara fisik," pungkas Zacharia.

Dalam proses penyaluran kaki dan tangan palsu ini, WOM Finance juga selektif dalam mendonasikannya. Para penyandang disabilitas wajib melakukan pendaftaran ke lima cabang WOM Finance, yang kemudian akan diseleksi sesuai dengan syarat yang diberikan. Langkah ini dilakukan agar penyalurannya tepat sasaran.

Sementara itu, peserta penerima bantuan kaki dan tangan palsu merasa sangat terbantu dengan program WOM Finance. Mereka berharap, program serupa akan terus berlanjut membantu masyarakat di kota lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com