Pasca-Pemadaman Listrik, MRT Jakarta Kembali Beroperasi

Pasca-Pemadaman Listrik, MRT Jakarta Kembali Beroperasi
Penumpang yang berada di atas MRT. ( Foto: Suara Pembaruan/Bernadus WIjayaka )
Winda Ayu Larasati / WIN Senin, 5 Agustus 2019 | 10:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - MRT Jakarta kembali beroperasi pasca-pemadaman listrik di Pulau Jawa dan Bali. Terpantau pada Senin (5/8/2019) pagi, penumpang mulai memenuhi Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk beraktivitas. Operasional MRT dipastikan kembali pulih 100 persen.

Sebelumnya, operasional MRT Jakarta sempat terhenti karena pemadaman listrik pada Minggu (4/8/2019) pukul 11.00 WIB. Akibatnya, empat rangkaian kereta terhenti di perlintasan bawah tanah yakni dari Stasiun Bendungan Hilir (Benhil) menuju Istora Senayan dan sebaliknya, serta dari Stasiun Lebak Bulus menuju Fatmawati dan sebaliknya.

Terkait hal itu, petugas MRT Jakarta mengevakuasi 3.410 penumpang yang terjebak di dalam kereta pada pukul 11.15 WIB dan selesai pada pukul 13.00 WIB. Ribuan penumpang berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Pasca-pemadaman listrik, PT MRT Jakarta sempat menggratiskan biaya operasional kepada penumpang sejak Minggu pukul 20.00 hingga Senin pukul 0.00 WIB. Namun hari ini, tarif operasional kembali normal.

Penumpang merasa kecewa atas kejadian tersebut, lantaran MRT Jakarta tidak memiliki pembangkit listrik cadangan untuk mengoperasikan kereta. Mereka berharap agar pemerintah dan MRT Jakarta memprioritaskan keamanan dan keselamatan penumpang.

Pemadaman listrik di se-Jawa dan Bali ini diakibatkan sistem transmisi di Ungaran menuju Pemalang, Jawa Tengah dengan 500 kV mengalami kegagalan, sehingga aliran listrik terhenti secara massal. Namun, pihak PLN telah memberikan keterangan terkait pemadaman listrik tersebut dan pasokan listrik di sejumlah wilayah kembali normal.



Sumber: BeritaSatu TV