Pemprov DKI Gandeng Kadin Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

Pemprov DKI Gandeng Kadin Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Kamis, 8 Agustus 2019 | 15:38 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggandeng Kamar Dagang Industri (Kadin) DKI untuk bekerja sama menjaga pertumbuhan ekonomi Jakarta agar tetap sehat.

"Alhamdulillah, Jakarta pertumbuhan ekonominya baik, 6,17 persen di tahun 2018. Kita ingin menjaga agar ekosistem usaha di Jakarta itu tumbuh sehat. Kita ingin memastikan ekosistem di Jakarta sehat. Kemitraan ini diharapkan bisa membuat ekosistem dunia usaha di Jakarta lebih baik lagi," kata Anies Baswedan, saat menghadiri Forum Pembukaan Musyawarah Provinsi (Muprov) XIII/2019 Kadin DKI Jakarta, di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Itu artinya, lanjut Anies Baswedan, harus ada kepastian dari sisi regulasi. Sehingga para pengusaha bisa bekerja tanpa kekhawatiran tentang ketidakpastian aturan. Tidak kalah penting, hubungan industrial dan komunikasi yang intensif.

Lebih lanjut, Anies Baswedan menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat di Jakarta, khususnya dunia usaha. Kadin DKI Jakarta sebagai bagian dari dunia usaha, diharapkan terus menjadi mitra kerja Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan visi pembangunan Jakarta 2017-2022.

"Yakni Jakarta kota maju, lestari, dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaan, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua, dan berbagai program pembangunan di Jakarta,” ujar Anies Baswedan.

Anies mengungkapkan, pada tahun 2019, nilai APBD DKI mencapai Rp 89,01 triliun. Jumlah tersebut cukup besar untuk membiayai pembangunan Kota Jakarta. Namun, semua program pembangunan tersebut tidak bisa dikerjakan sendirian oleh Pemprov DKI.

"Ini hanya bisa dikerjakan bersama sebagai sebuah kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat dan dunia usaha khususnya. Karena itu, kita berharap agar kemitraan ini bisa berjalan terus dengan baik,” terang Anies Baswedan.

Anies berjanji akan terus mendengar aspirasi dari dunia usaha. Agar bisa membuat regulasi yang memungkinkan adanya keadilan di dalam pasar sehingga persaingan berjalan baik. Sehingga memungkinkan penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak, sehingga manfaat dari pertumbuhan ekonomi itu dirasakan bagi semuanya.

Dalam kesempatan itu, Anies turut mendukung pemilihan ketua umum Kadin DKI. Ia mengharapkan proses pemilihan dapat berjalan baik dan dapat disusun kepengurusan baru yang dapat menyusun Program Kerja Kadin DKI Jakarta 2019-2024, sejalan dengan program prioritas RPJMD 2017-2022, dengan mengedepankan kepentingan publik untuk kesejahteraan warga Kota Jakarta.

"Saya berharap nanti dalam proses keorganisasian pemilihan dan kepengurusan baru yang terbentuk mencerminkan kematangan berdemokrasi para pengusaha. Semoga proses pemilihan berjalan lancar, kepemimpinan yang baru terpilih adalah kepemimpinan yang nantinya bisa memperjuangan aspirasi pengusaha dan bisa bermitra dengan pemerintah dengan baik," ungkap Anies Basweda.

Sementara itu, Ketua Umum Caretaker Kadi DKI Jakarta, Eddy Kuntadi, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov DKI Jakarta atas kerja samanya selama kepemimpinannya di Kadin DKI Jakarta dalam kurun waktu 10 tahun.

"Suatu perjalanan yang luar biasa dalam kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kadin DKI Jakarta. Sebetulnya target dari Muprov ini adalah bagaimana mempersiapkan dunia usaha dalam rangka hubungan kerja yang lebih baik ke depan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang ada, khususnya di DKI Jakarta," kata Eddy Kuntadi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Perketat Aturan Syarat Teknis Pencemaran Udara dari Sumber Tak Bergerak

Data tersebut wajib diumumkan secara realtime melalui panel display digital di depan gerbang pabrik serta wajib dikoneksikan dengan command center.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Perlu Terobosan Atasi Polusi Jakarta

Polusi udara yang menyelimuti ibu kota Jakarta sudah mencapai kondisi yang mengkhawatirkan.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Ketua DPR: Atur Transportasi untuk Turunkan Polusi Jakarta

Uji emisi kendaraan harus dilakukan berkala.

MEGAPOLITAN | 7 Agustus 2019

Masuk dan Keluar 28 Gerbang Tol Ini, Terkena Aturan Ganjil-Genap

Ada 28 persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk dan keluar tol yang dikenakan ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Sidak, Dinas Lingkungan Hidup DKI Temukan 2 Industri Langgar Aturan

Sidak tahun ini akan dilakukan kepada 90 perusahaan dari 114 kegiatan industri.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Pasokan Air Bersih di Jakarta Barat Terganggu

Pasokan air bersih Palyja akan kembali normal secara bertahap pada Jumat (16/8/2019) pukul 22.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Dinas Lingkungan Hidup Sidak Cerobong Asap Industri Cemari Udara

Sidak dilakukan sebagai upaya penegakan hukum terhadap industri yang cerobongnya terbukti mencemari udara.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Perluasan Ganjil Genap Belum Punya Landasan Hukum

DKI sedang mempersiapkan landasan hukum sebelum kebijakan ini diterapkan pada 9 September 2019.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

Jaga Keandalan Listrik, PLN Cek GITET Muara Tawar

PLN terus melakukan perawatan dan inspeksi lebih ketat ke sejumlah aset untuk menjaga keandalan listrik.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019

AirVisual: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Dari US Air Quality Index (AQI), pada pukul 06.00 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat di angka 157 kategori tidak sehat.

MEGAPOLITAN | 8 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS