Pemkot Depok Segera Bebaskan Lahan untuk Proyek Underpass
INDEX

BISNIS-27 532.645 (5.76)   |   COMPOSITE 6373.41 (33.6)   |   DBX 1200.38 (10.88)   |   I-GRADE 185.572 (1.38)   |   IDX30 530.591 (4.85)   |   IDX80 143.3 (1.02)   |   IDXBUMN20 436.746 (3.04)   |   IDXESGL 146.832 (1.72)   |   IDXG30 145.313 (0.78)   |   IDXHIDIV20 465.476 (4.37)   |   IDXQ30 150.721 (1.36)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-0.97)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (0.07)   |   IDXV30 150.9 (0.3)   |   INFOBANK15 1063.78 (10.1)   |   Investor33 452.728 (5.44)   |   ISSI 189.451 (0.3)   |   JII 667.742 (1.74)   |   JII70 234.615 (0.32)   |   KOMPAS100 1279.35 (8.99)   |   LQ45 988.752 (8.67)   |   MBX 1764.22 (8.29)   |   MNC36 335.71 (3.33)   |   PEFINDO25 340.233 (1.9)   |   SMInfra18 325.434 (4.57)   |   SRI-KEHATI 386.573 (5.14)   |  

Pemkot Depok Segera Bebaskan Lahan untuk Proyek Underpass

Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:40 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok segera melakukan pembebasan lahan di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Jawa Barat. Pembebasan lahan ini bertujuan untuk proyek pembangunan underpass atau jalan bawah tanah yang diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di persimpangan Jalan Dewi Sartika yang dilintasi KRL (Kereta Api Listrik) dari Bogor-Jakarta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Dadan Rustandi mengatakan lahan yang akan digunakan untuk proyek underpass di Jalan Dewi Sartika lebih dari 5.000 meter.

"Kami sudah membuat sebuah perencanaan detail, yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan. Kami juga sudah siapkan dana Rp 150 miliar," kata Dadan, Selasa (13/8/2019) di Kota Depok, Jawa Barat.

Diungkap Dadan, tim penaksir (appraisal) independen akan turun ke lapangan untuk mengkaji harga lahan dalam tahap pengadaan tanah. Ia menargetkan pembebasan lahan tidak berlangsung lama dan sudah rampung pada akhir 2019 sehingga kontruksi fisik proyek underpass itu bisa dibangun pada 2020.

"Keuntungan proyek pembangunan underpass nantinya setidaknya bisa membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Sawangan dan Jalan Raya Margonda," tutur Dadang.

Lebih lanjut diungkap dia, Dinas PUPR saat ini juga sudah melakukan tahapan sosialisasi dan konsultasi publik kepada warga terdampak pembangunan proyek underpass. Selain itu, Dinas PUPR sudah melakukan pendekatan secara persuasif kepada pemilik lahan.

Dadan mengatakan sejauh ini tidak ada penolakan dari warga pemilik tanah terdampak di Jalan Dewi Sartika. "Insya Allah, 99 persen tidak ada penolakan," ujar Dadan.

Dirinya menyebut sebagian besar tanah yang akan digunakan merupakan lahan kering, sedangkan jumlah rumah yang turut terdampak sekitar puluhan unit. Kepada warga terdampak itu, Dinas PUPR memilih pemberian kompensasi berupa ganti rugi sesuai nilai aset yang terkena proyek ketimbang relokasi.

"Harga tanah nanti tergantung tim penaksir," kata Dadan.

Underpass Citayam

Menurut Dadan, sebenarnya tahun ini Pemerintah Kota Depok (Pemkot) Depok juga berencana membangun underpass di kawasan perlintasan KRL di Stasiun Citayam yang sebagian wilayahnya masuk ke wilayah Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Namun hal tersebut terhambat kendala pembebasan lahan. Hingga saat ini Pemkot Depok masih berupaya membebaskan lahan itu.

"Kalau untuk Citayam, masih ada kendala, terkait pembebasan lahan warga. Sehingga pembangunan proyek underpass di area Citayam terpaksa ditunda," kata Dadan.

Pembangunan underpass di kawasan Citayam dinilai Dadan sama pentingnya dengan underpass di Jalan Dewi Sartika. Hal itu dikarenakan pada dua lokasi tersebut dilintasi kereta api listrik dari Bogor-Jakarta serta kendaraan yang melintas selalu padat. Utamanya pada pagi dan sore hari.

Pembangunan underpass sendiri akan dikerjakan bersama dengan Pemprov Jawa Barat. Pemkot Depok bertugas untuk pembebasan lahan sedangkan Pemprov Jabar yang akan membangun fisik underpass tersebut. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah meneguhkan komitmen tersebut dalam kunjungannya ke Kota Depok baru-baru in



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DKI Akan Revisi Pergub Tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor

Melihat masih rendahnya kendaraan yang melakukan uji emisi dan minimnya bengkel pelaksana uji emisi, maka pihaknya perlu merevisi pergub tersebut.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2019

Tingkatkan Kualitas Udara, DKI Luncurkan Aplikasi e-Uji Emisi

Aplikasi berbasis android ini terintegrasi dengan database hasil uji emisi kendaraan bermotor di Ibu Kota.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2019

BNN Sebut Pengiriman 500 Kg Ganja di Tanjung Priok Modus Baru

Pengedar narkoba menyembunyikan 500 kg ganja di dalam sebuah kompartemen khusus yang telah dibuat pada dasar mobil microbus tersebut.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2019

Usut Paskibraka Meninggal di Tangsel, Polisi Cek Buku Harian Korban

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait meninggalnya Aurel.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2019

Januari 2020, TPS Pedagang Blok G Tanah Abang Rampung

Jika pembangunan telah selesai, pedagang akan segera dipindah ke dalam TPS.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019

SPPSI Salurkan Hewan Kurban di Wilayah Terdampak Oil Spill

SPPSI selaku serikat pekerja yang berada di Pertamina, merasa terpanggil atas peristiwa tumpahnya minyak di perairan Karawang.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019

Lecehkan Perempuan Muda, "Pak Ogah" Dicari Polisi

Pelaku diduga melecehkan korban dengan meremas payudara di Jalan Sektor IX Bintaro, Tangerang Selatan.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019

Pemda DKI Siapkan Hadiah untuk Panitia Kurban yang Pakai Wadah Ramah Lingkungan

Selain ramah lingkungan, penggunaan berbagai wadah, seperti besek bambu dapat menggerakkan ekonomi rakyat kecil yang menjadi perajin di daerah.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019

Dishub DKI Sosialisasikan Perluasan Ganjil Genap

Sosialiasi aturan ini berlangsung mulai 12 Agustus sampai 6 September 2019 bersamaan dengan masa uji coba.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019

Pro dan Kontra Diberlakukan Perluasan Ganjil Genap

Muncul pro dan kontra terkait perluasan aturan ganjil genap. Mereka yang pro menilai kebijakan cukup efektif.

MEGAPOLITAN | 12 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS