PPK Kemayoran Revitalisasi Kawasan Hutan Kota

PPK Kemayoran Revitalisasi Kawasan Hutan Kota
Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) melakukan revitalisasi kawasan hutan kota seluas 22,3 hektare, yang ditargetkan rampung November 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 16 Agustus 2019 | 23:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) melakukan revitalisasi terhadap kawasan hutan seluas 22,3 hektare (Ha), yang ditargetkan bakal rampung pada November 2019 mendatang.

Nantinya, kawasan hutan kota tersebut akan memiliki fasilitas seperti plaza, panggung apung, viewing tower, dan fasilitas lain yang telah dibagi berdasarkan zona sarana dan prasarana yang direncanakan.

  Kawasan Hutan Kota Kemayoran akan dikembangkan dengan konsep Three Wonderful Journeys.

Kawasan Hutan Kota Kemayoran akan dikembangkan dengan konsep Three Wonderful Journeys.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Riski Renando, mengungkapkan, kawasan hutan kota Kemayoran dikembangkan dengan konsep Three Wonderful Journeys, dengan memadukan jalur hutan (forest trail), ekspedisi mangrove,dan taman bermain air (water playground).

Dari pembangunan yang saat ini tengah dilakukan, terlihat jogging track yang sudah diperbaiki, juga jembatan gantung bercat merah yang sangat cocok untuk area fotografi.

"Kami akan melengkapi sarana dan infrastruktur yang diperlukan agar nantinya masyarakat bisa nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti berolahraga jogging, naik sepeda dan juga menikmati wisata air,” ujar Riski kepada Beritasatu.com, Jumat (16/8/2019).

Tak hanya itu, Hutan Kota Kemayoran nantinya juga akan dilengkapi dengan amphitheatre sebagai ruang untuk menampilkan pentas seni. Kehadiran Hutan Kota Kemayoran ini, nantinya dapat membuat masyarakat semakin merasakan kenyamanan dan melepas penat dari kegiatan rutin mereka.

Selain itu, Hutan Kota Kemayoran direncanakan untuk menjadi kawasan edukasi bagi para siswa sekolah dan masyarakat umum. Di hutan ini siapapun dapat menemui berbagai jenis pohon seperti kiara, pulai, sengon, bitangur, meranti dan juga trembesi yang diramaikan oleh kicauan burung kutilang, tekukur dan sebagainya.

Sementara, di kawasan danau pengunjung bisa menikmati burung belibis beterbangan. Nantinya di tengah-tengah danau akan dilengkapi dengan sculpture, sebuah patung yang menggambarkan bahwa dahulunya kawasan Kemayoran ini merupakan sebuah bandara udara internasional pertama yang pernah ada di Indonesia.

Riski menambahkan, potensi luar biasa Hutan Kota ini akan dikembangkan sebagai salah satu unggulan Kawasan Kemayoran. Pihaknya berharap, masyarakat dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kawasan asri Hutan Kota Kemayoran.

"Dengan pembangunan fasilitas Three Wonderful Journeys yang sedang dilakukan, kedepannya Hutan Kota Kemayoran diharapkan menjadi ruang terbuka hijau di ibu kota yang nyaman bagi masyarakat untuk menikmati sarana rekreasi, konservasi dan edukasi. Dengan demikian, maka aset yang berada di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat,” pungkas Riski.



Sumber: BeritaSatu.com