Transpatriot Tambah Dua Rute Baru

Transpatriot Tambah Dua Rute Baru
Bus Transpatriot tambah dua rute baru yang mulai beroperasi, Kamis (22/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / FER Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - ‎Bus Transpatriot tambah dua rute baru yang mulai beroperasi, Kamis (22/8/2019). Dua rute tersebut adalah Perumahan Vida-Summarecon Bekasi dan Perumahan Wisma Asri-Sumber Arta.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Cucu Mulyana, mengatakan, penambahan rute baru ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bekasi terhadap moda transportasi yang nyaman, aman dan tarif terjangkau.

"Masyarakat saat ini butuh sistem transportasi yang efektif dan efisien, di tengah persoalan angkutan umum ‎yang butuh banyak perbaikan," ujar Cucu Mulyana, saat peresmian‎ dua rute baru Transpatriot di Perumahan Vida Bekasi, Bantargebang, Kamis (22/8/2019).

Cucu mengatakan, konsep Bus Rapid Transit (BRT) seperti Transpatriot ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat. "Kementerian Perhubungan, terus mendorong agar masyarakat beralih ke moda angkutan massal seperti ini‎," kata Cucu.

Sebanyak 20 bus Transpatriot yang melayani dua rute baru ini menambah armada bus Transpatriot sebelumnya yang telah beroperasi. Sebanyak 9 bus Transpatriot yang telah beroperasi melayani rute Harapan Indah-Terminal Induk Kota Bekasi.

Sedangkan, 20 bus ‎baru ini merupakan hibah Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Kota Bekasi dan selanjutnya diserahkan menjadi aset Perusahaan Daerah (PD) Mitra Patriot.

PD Mitra Patriot menggandeng mitra kerja dari PT Priatman Sarana Abadi selaku operator juga PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) yang menyiapkan aplikasinya.

Tahap awal, dua rute baru Transpatriot dilayani masing-masing tiga armada selama masa sosialisasi dan belum memasang tarif. September nanti, operator akan mengenakan tarif Rp 7.000 per penumpang (nonsubsidi).

"Nanti, setelah pasar penumpang telah terbentuk, baru kami berlakukan tarif disesuaikan dengan jarak tempuh, antara Rp 5.000 sampai Rp 10.000 dan transaksinya nontunai," sanbung Chief Executive Officer (CEO) PT TRON, David Santoso.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan, pengoperasian bus Transpatriot merupakan paradigma baru transportasi di Kota Bekasi, yang mendapat respon positif.

"Masyarakatnya yang mengubah pola pikir dan mulai beranggapan bahwa naik angkutan umum itu keren," ujar Tri.



Sumber: Suara Pembaruan