Anies Akan Terbitkan Ingub Antisipasi Musim Kemarau

Anies Akan Terbitkan Ingub Antisipasi Musim Kemarau
Gubernur DKI, Anies Baswedan seusai rapat paripurna di gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (26/6/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / MPA Kamis, 22 Agustus 2019 | 19:58 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Memasuki musim kemarau yang mengakibatkan kekeringan air, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) terkait antisipasi kemarau panjang di wilayah DKI Jakarta. Sayangnya, Anies belum mau membeberkan isi dari Ingub tersebut.

“Dan ada langkah-langkah kita. Nanti akan muncul dalam bentuk Ingub. Nanti kalau sudah ada Ingubnya, sudah selesai, kita akan umumkan terkait langkah-langkah yang akan dilakukan Pemprov DKI untuk mengantisipasi kemarau panjang di wilayah DKI Jakarta,” kata Anies Baswedan di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Seperti diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai kekeringan Meteorologis yang akan dialami DKI Jakarta serta Banten di musim kemarau ini.

Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis update 20 Agustus 2019, yang menunjukkan Zona Musim di Banten dan Jakarta memasuki musim kemarau. Hal ini berdampak pada kedua wilayah tersebut mengalami hari kering yang cukup panjang.

Dari data HTH hingga update 20 Agustus kemarin, keduanya mengalami deret hari kering lebih dari 20 hari hingga lebih dari 60 hari. Sementara, prakiraan peluang curah hujan pada dasarian III Agustus dan dasarian I September tahun ini sangat rendah, yaitu kurang dari 20 mm/dasarian.

Dua temuan data dan analisis tersebut dianggap cukup bagi pihak BMKG untuk mengeluarkan peringatan kekeringan. Menurut data yang dikeluarkan BMKG, ada 9 wilayah yang masuk ke dalam ketegori siaga.

Kesembilan wilayah tersebut adalah Jakarta Pusat (Gambir), Jakarta Selatan (Jagakarsa, Cilandak, Kebayoran Baru, Pasar Minggu), Jakarta Barat (Kedoya Selatan, Grogol Petamburan), Depok (Depok dan Pesanggrahan), Tangerang (Sukamulya, Legok, Serpong, Sukamulya, Kresek), Tangerang Selatan (Pondok Aren, Serpong), Serang (Carenang, Cinangka, Kibin, Kramatwatu, Ciomas, Pamarayan, Cilodong, Tirtayasa), Pandeglang (Cipeucang, Banjarsari, Jiput, Labuhan, Munjul, Pagelaran, Pulosari, Sobang), serta Lebak (Banjarsari, Cibeber, Cihara, Cikulur, Gunung Kencana, Cijaku, Rangkasbitung, Maja, Malingping, Warung Gunung).



Sumber: BeritaSatu.com