Pekan Depan Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya

Pekan Depan Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya
Polisi lalu lintas wanita melakukan sosialisasi jalur kiri untuk sepeda motor di kawasan Bunderan HI, Jakarta, Rabu 31 Januari 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / WBP Minggu, 25 Agustus 2019 | 10:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Operasi Patuh Jaya, selama dua pekan mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir mengatakan, kegiatan dengan sandi Operasi Patuh Jaya 2019 itu bertujuan untuk menciptakan situasi lalu lintas aman, tertib dan lancar, pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran serta kemacetan.

"Kemudian, meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas," ujar Nasir, Minggu (25/8/2019).

Dikatakan Nasir, target Operasi Patuh Jaya adalah melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak mengggunakan sabuk keselamatan, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur dan tidak memiliki SIM, serta mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang.

Selanjutnya, kendaraan bermotor yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan, kendaraan tanpa perlengkapan standar, kendaraan tanpa STNK, dan kendaraan yang memasang rotator atau sirine yang bukan peruntukannya.

"Dari target operasi itu, prioritas kami adalah melawan arus, berkendara di bawah umur dan kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine," ungkap Nasir.

Nasir menyampaikan, Operasi Patuh Jaya melibatkan unsur Polri, TNI (Polisi Militer), Dishub DKI Jakarta, dan Satpol PP.

"Kekuatan personel dalam Operasi Patuh Jaya sebanyak 2.380 orang. Cara bertindak preemtif, preventif dan represif," tandas Nasir.



Sumber: BeritaSatu.com