Pencari Suaka Dipindah, Warga Doakan Dapat Tempat Lebih Baik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pencari Suaka Dipindah, Warga Doakan Dapat Tempat Lebih Baik

Jumat, 30 Agustus 2019 | 17:22 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, memutuskan untuk menghentikan bantuan kemanusian berupa tempat penampungan sementara bagi para pencari suaka, di sebuah gedung, di Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, hingga Sabtu (31/8/2019) besok. Alasannya, karena keterbatasan kemampuan pemerintah.

Warga Komplek Daan Mogot Baru, khususnya yang tinggal di dekat tempat penampungan sementara pencari suaka, di Jalan Bedugul, menyambut baik pemindahan para imigran.

Salah satunya Ida, penghuni rumah toko di seberang tempat penampungan. Menurutnya, gedung yang dipakai untuk menampung ribuan imigran tidak layak. Selain itu, keberadaan para pencari suaka juga mengganggu ketertiban umum.

"Bukan kapasitasnya menaruh pengungsi di tengah pemukiman warga. Tempatnya tidak layak. Ya tentu sangat mengganggu kita," ujarnya kepada Beritasatu.com, Jumat (30/8/2019).

Ida yang membuka toko alat tulis itu, berharap para imigran segera dipindahkan ke tempat yang lebih baik agar tidak mengganggu ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

"Ganggu orang mau masuk, tidak bisa masuk. Yang mau datang terganggu. Anak sekolah terganggu, semua terganggu. Saya terdampak langsung usahanya. Berkurang (penghasilan) sudah pasti. Saya ingin mereka segera pindah, pemerintah harus serius menangani masalah pengungsi ini," ungkapnya.

Sementara itu, seorang ibu paruh baya, pemilik tempat les dan penjual makanan yang enggan disebutkan namanya, mengaku juga terganggu dengan keberadaan para pencari suaka dan berharap mereka dipindahkan. Namun, sebagai sesama manusia dia berdoa agar para pengungsi mendapatkan tempat yang lebih baik.

"Saya rindu mereka dapat tempat yang layak. Para imigran bisa dapat lokasi yang layak. Mereka begini juga kasihan," katanya.

Dia mengatakan, keberadaan pengungsi sangat mengganggu ketertiban umum di sekitar tempat tinggalnya.

"Ya mengganggu sekali. Kami sampai tidak enak bersih-bersih di depan (halaman ruko) karena ada mereka. Sudah hampir 2 bulan. Saya sabar. Tapi jujur kami resah juga, kami ketakutan karena sempat ada berantem-berantem, sampai polisi lepasin tembakan ke atas juga. Itu kami khawatir," katanya.

Menurutnya, beberapa hari belakangan ada pengungsi yang menggelar tikar di depan rukonya. Sehingga, berdampak pada usaha yang dibukanya.

"Tidur di depan pakai tikar. Kita buka pintu tidak bisa. Sedangkan kita komunikasi bahasanya juga susah. Kalau lewat, 'sori permisi ya' karena takut menyinggung perasaan mereka. Bisnis jualan terganggu. Anak-anak les juga tidak mau datang, takut. Kalau anak-anak tidak datang, pendapatan kita juga berkurang," ucapnya.

Dia menambahkan, di satu sisi para warga kasihan dengan para pengungsi, namun di sisi lain keberadaan mereka mengganggu.

"Sekali lagi saya rindu mereka punya tempat lebih baik. Kasihan juga mereka tidur kepanasan, belum kalau hujan nanti. Tapi kami juga mau hidup tenang, ada keamanan, tidak terganggu. Itu keluhan warga ruko. Kami mau kebersihan, keamanan, ketertiban," tandasnya.

Diketahui, sejak Kamis kemarin, sejumlah pencari suaka sudah mulai dipindah secara bertahap. Kabarnya, mereka dipindahkan di sebuah tempat, di Jalan Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Jumat (30/8/2019) siang, sejumlah pencari suaka dipindah dengan menumpang bus Transjakarta. Sementara, barang-barang mereka diangkut truk Satpol PP.

Petugas UNHCR pun terlihat sibuk melakukan pendataan kembali. Setelah didata, pengungsi langsung diberangkatkan. Polisi, Satpol PP dan pihak imigrasi terlihat ikut melakukan pengawalan serta pengamanan.

Riza salah satu pengungsi asal Afganistan yang masih menunggu proses untuk pemindahan, mengaku tidak mengetahui di mana dirinya akan dipindahkan.

"Pindahnya tidak tahu. Tidak kasih tahu sama kita. Ini sudah mulai pindah, dari kemarin," kata Riza.

Riza menuturkan, dirinya menginginkan agar ada negara yang menerimanya sehingga bisa hidup tenang dan mendapatkan pekerjaan.

"Saya maunya ada negara lain mau ambil kita untuk tinggal. Tapi prosesnya lama UNHCR. Saya tidak tahu bisa tinggal di mana Australia atau Amerika," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Rocky Gerung Minta BPN Buka Data Kepemilikan Lahan di Bogor

Haris mengatakan, berdasarkan data di lapangan, pihaknya justru menemukan sudah banyak masyarakat yang menempati lahan tersebut sejak lama.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Forum LMK Ajukan Keberatan Administratif ke Sekda Provinsi DKI

Forum LMK mengajukan upaya keberatan administratif terhadap SE 44/2021 terkait pelaksanaan pemilihan anggota LMK pada masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Oktober, Vaksinasi di Kabupaten Bekasi Capai Target Minimal 70%

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menargetkan minimal 70% dari target vaksinasi pada Oktober 2021 mendatang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Sentul City Bantah Telantarkan Lahan, SHGB Berakhir 2034

PT Sentul City Tbk membantah telah menelantarkan lahan seluas 1.100 hektare di Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, sebab SHGB masih berlaku hingga 2034

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

DPRD DKI Dorong Kepulauan Seribu Buka Uji Coba Wisata

Jakarta telah membuka uji coba pembukaan kembali di tiga tempat wisata yakni TMII, Taman Impian Jaya Ancol dan Setu Babakan.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

Oleh karena itu, Widyastuti mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait jumlah vaksin dan yang penting masyarakat segera mengikuti vaksinasi.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021


2,4 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksin, Dinkes: Perlu Upaya Membujuk

Memerlukan upaya ekstra untuk membujuk kurang lebih 2,4 juta warga ber-KTP DKI Jakarta untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Polri Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece Pekan Ini

Selasa ini, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Pol Napoleon Bonaparte sebagai terlapor pada pukul 11.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Ketua DPRD DKI Penuhi Panggilan KPK, Jadi Saksi Korupsi Tanah Munjul

Prasetio Edi yang mengenakan kemeja warna putih, celana panjang biru, dan masker merah putih, tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.45 WIB.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Capai 5%

BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Capai 5%

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings