Palyja Berikan Beasiswa Pelatihan Remaja Putus Sekolah

Palyja Berikan Beasiswa Pelatihan Remaja Putus Sekolah
Program Palyja untuk Rumah Gemilang Indonesia berada di bawah program CSR skala nasional berfokus Pendidikan. ( Foto: Beritasatu Photo / Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / FER Jumat, 30 Agustus 2019 | 19:58 WIB

Depok, Beritasatu.com - PT Pam Lyonnaise Jaya (Palyja), operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta berkontribusi mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia dengan memberikan beasiswa kepada 20 remaja putus sekolah dan tidak mampu untuk mengikuti program pemberdayaan dan pelatihan di Rumah Gemilang Indonesia (RGI) milik Laznaz Al Azhar.

Seremoni penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Presiden Direktur Palyja, Robert Rerimassie, dan Direktur Eksekutif Laznaz Al Azhar, Agus Nafi, di Kampus Pusat Rumah Gemilang Indonesia di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (30/8/2019)

Program pemberdayaan dan pelatihan "Aplikasi Perkantoran" diberikan kepada 20 remaja usia produktif, putus sekolah dan kurang mampu yang berasal dari seluruh Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 6 bulan, terdiri dari teori dan praktek, serta mendapatkan kesempatan magang di Palyja.

Robert mengatakan, bahwa program ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan oleh Palyja. Beasiswa ini dilihat dari kebutuhan yang ada. Aplikasi perkantoran dirasakan dapat bermanfaat bagi peningkatan keterampilan para santri nantinya jika diaplikasikan di dunia kerja.

"Tentunya nanti program serupa bisa kami laksanakan dengan RGI di Aceh atau di daerah lainnya. Bertahap kami akan bantu untuk upayakan hal tersebut. Ini baru tahap pertama," ujar Robert.

Salah satu santri yakni Aulia yang berasal dari Bandung mengatakan bahwa dia mendapat informasi adanya beasiswa ini dari Pamannya. Dia kemudian mengikuti program ini dan merasakan manfaatnya.

Aulia yang berusia 18 tahun ini telah menguasai berbagai keterampilan yang berkaitan dengan aplikasi perkantoran. Selama enam bulan di asrama RGI, Aulia merasa nyaman mengikuti program ini.

"Tidak masalah harus jauh dari rumah asalkan saya dapat memiliki keterampilan yang kelak dapat berguna bagi masa depan saya," ujar gadis berkacamata ini.

Direktur Eksekutif Laznaz Al Azhar, Agus Nafi, menuturkan, peserta pelatihan ini didorong untuk menguasai keterampilan tidak hanya untuk bekerja di kantor tetapi juga berwirausaha. Terlebih saat ini tengah marak industri kreatif.

"Kemauan mereka untuk belajar sangat baik. Beberapa dari mereka juga ada yang merupakan tulang punggung keluarga yang juga anak yatim. Kami berharap keterampilan yang mereka miliki dapat berguna untuk kehidupan mereka kedepannya," tutur Agus Nafi.

Lebih lanjut dikatakan Agus, seluruh peserta pelatihan telah memenuhi seluruh tahapan seleksi yang dilakukan oleh Laznaz Al Azhar dan Palyja. Mereka tinggal dan mengikuti diklat di Kampus Pusat Rumah Gemilang Indonesia (RGI).

Corporate Communications and Social Responsibilities Division Head Palyja, Lydia Astriningworo, mengatakan, inisiatif ini merupakan perwujudan salah satu misi Palyja untuk menjadi perusahaan yang memberikan manfaat kepada publik dan lingkungan.

"Harapan kami beasiswa yang mereka terima dapat membawa mereka ke masa depan yang lebih baik," kata Lydia.



Sumber: Suara Pembaruan