Akhir Tahun, Rumah DP Nol Rupiah di Cilangkap Akan Dibangun

Akhir Tahun, Rumah DP Nol Rupiah di Cilangkap Akan Dibangun
Masyarakat peminat program rumah DP Rp 0 mengunjungi dan memasukkan formulir pendaftaran di kantor PTSP Jakarta Utara, Senin (12/11) pagi. ( Foto: Suara Pembaruan / Carlos Roy Fajarta Barus )
Lenny Tristia Tambun / FMB Senin, 2 September 2019 | 15:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Pinontoan memastikan pembangunan rumah dengan uang muka (down payment-DP) nol rupiah di Cilangkap akan dibangun akhir tahun ini.

“Target kita akhir tahun ini. Sebelum akhir tahun akan dibangun di Cilangkap. Setelah itu di Pulogebang. Enggak ada yang mundur kok,” kata Yoory Pinontoan saat dihubungi wartawan, Senin (2/9/2019).

Saat ini, pihaknya sedang melakukan tahap perencanaan pembangungan termasuk mengurus izin terkait pembangunan rumah DP nol rupiah tersebut. Bila semua pengurusan izin sudah rampung, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) sudah rampung, baru pembangunan akan dilakukan.

“Kita lakukan perencanaan dulu. Inzin dulu. Itu semua selesai, baru kita bangun. Sekitar Oktober, November kita lakukan groundbreaking di Cilangkap. Sedangkan rumah dp nol rupiah di Pulogebang akan groundbreaking pada awal tahun,” ujar Yoory Pinontoan.

Seperti diketahui, setelah membangun hunian tanpa uang muka nol rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, maka Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan membangun dua hunian DP nol rupiah baru. Rencananya, dua hunian DP nol rupiah akan dibangun di wilayah Cilangkap dan Pulogebang, Jakarta Timur.

Hunian rumah DP nol rupiah di Cilangkap akan dibangun di atas tanah yang merupakan aset Pembangunan Sarana Jaya. Luas lahan di Cilangkap ada 2,8 hektare dan di Pulogebang ada seluas 4 hektare.

Rencananya, hunian DP nol rupiah di Cilangkap akan dibangun sebanyak 900 unit. Sedangkan hunian di Pulogebang masih dihitung kemampuan kapasitasnya. Namun dipastikan lebih banyak huniannya dibandingkan di Cilangkap.

Yoory mengatakan tahun ini pihaknya mendapatkan dana segar berupa dana penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 800 miliar dari Pemprov DKI Jakarta. Naik dari tahun 2018 yang sebesar Rp 500 miliar untuk digunakan pembangunan hunian DP nol rupiah berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) di Klapa Village, dan juga untuk pengadaan tanah di Cilangkap.

Selain dua lokasi itu, pihaknya merencanakan akan membangun banyak hunian DP nol rupiah. Karena perusahaannya diberikan target membangun hunian sebanyak 13.500 selama lima tahun ke depan. “Iya target kita 13.500 unit sampai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI selesai lima tahun,” terang Yoory.



Sumber: BeritaSatu.com