MRT Jakarta Siapkan Fasilitas Book Corner

MRT Jakarta Siapkan Fasilitas Book Corner
Jajaran Direksi PT MRT Jakarta membagikan Pin kepada pelanggan MRT Jakarta dalam peringatan Hari Pelanggan di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 4 September 2019 | 20:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar di setiap stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dibuatkan perpustakaan umum, maka PT MRT Jakarta akan membuatkan book corner di sejumlah stasiun MRT yang memiliki ruangan cukup luas.

Direktur Utama (Dirut) PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William P Sabandar mengatakan pada Minggu (8/9/2019), pihaknya akan mencanangkan gerakan Baca Buku di MRT Jakarta. Hari itu bertepatan dengan Hari Aksara Internasional.

"Apa yang akan kita lakukan di hari itu, kita akan memulai kegiatan untuk mencanangkan gerakan baca buku di MRT. Pertama, kita akan mengajak masyarakat yang punya buku yang sudah dibaca untuk didonasikan. Nanti di setiap stasiun akan kita siapkan tempat untuk menampung donasi buku,” kata William Sabandar di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Kemudian di setiap stasiun akan disiapkan rak-rak buku di bagian yang disebut book corner. Sehingga penumpang yang ingin naik MRT, bisa meminjam buku tersebut untuk dibaca selama perjalanan di dalam kereta. Kemudian, saat turun di stasiun tujuan, buku tersebut dikembalikan ke rak buku yang tersedia di stasiun tujuan.

"Kita mau mendorong penumpang mau membaca buku. Ada book corner di beberapa stasiun yang memungkinkan didirikan rak buku sehingga orang bisa mengambil buku dan mengembalikan saat turun," ujar William Sabandar.

Selain itu, kata William, pihaknya juga melakukan kegiatan semacam Book Street Festival pada 8 September nanti. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dan Chapter Jakarta.

"Ini baru awal. Kita akan terus memulai gerakan baca buku di Jakarta. Diharapkan gerakan ini bisa menjalar dan ditularkan ke seluruh Indonesia. Dimulai dari MRT Jakarta dulu," tukas William Sabandar.

Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta, Tuhiyat. Ditegaskannya, PT MRT Jakarta mendukung rencana Anies Baswedan yang menginginkan adanya perpustakaan kecil di stasiun MRT Jakarta.

"Tetapi tidak bisa semua stasiun. Kita harus lihat ruang untuk perpustakaan di stasiun yang luasnya memadai. Seperti Stasiun Bundaran HI, Dukuh Atas, Blok M, Fatmawati dan Lebakbulus oke lah, enggak ada masalah,” ujar Tuhiyat.

Apalagi, tambahnya, pada desain awal stasiun, perpustakaan tidak dimasukkan atau tidak ada. Namun hal itu bisa direalisasikan di stasiun yang memiliki ruang yang cukup luas.

"Desain awalnya kan belum ada (perpustakaan). Tetapi musala saja desain awalnya tidak ada, tapi bisa juga kita realisasikan," tandas Tuhiyat.



Sumber: BeritaSatu.com