PT MRT dan PT KCIC Kerja Sama Pengembangan SDM dan TOD
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PT MRT dan PT KCIC Kerja Sama Pengembangan SDM dan TOD

Selasa, 10 September 2019 | 20:28 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding-MoU) terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bentuk program knowledge sharing (berbagi ilmu pengetahuan) dan pengembangan usaha Transit Oriented Development (TOD).

Penandatanganan dilakukan langsung Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar dan Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra di kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Turut menyaksikan penandatanganan Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta, Tuhiyat, dan Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Ghamal Peris, serta jajaran direksi PT KCIC.

William Sabandar mengatakan ruang lingkup nota kesepahaman adalah berbagi pengetahuan terkait persiapan operasional dan pemeliharaan kereta. Lalu, penyelenggaraan pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk program knowledge sharing. Serta, berbagi pengetahuan terkait inovasi serta gagasan pengembangan usaha Kawasan Berorientasi Transit dan bisnis nonkereta lainnya.

“MRT Jakarta adalah pionir kereta bawah tanah dan KCIC adalah pionir kereta cepat di Indonesia. Kami sama-sama mendukung program pemerintah Indonesia dalam mendorong penggunaan transportasi publik berbasis rel,” kata William Sabandar dalam acara tersebut.

Namun, dikarenakan MRT Jakarta telah beroperasi terlebih dahulu, maka banyak pengalaman PT MRT Jakarta yang dapat dibagikan ke PT KCIC. Mulai dari membangun sistem, persiapan operasi hingga komersialisasi. “Kami siap untuk berbagi pengetahuan,” ujar William Sabandar.

MRT terbukti mampu menjawab ekspektasi publik setelah beroperasi secara komersial sejak Maret 2018 baik dari kualitas pelayanan operasi maupun dampak yang dihadirkan kepada masyarakat.

“Kami (MRT) punya pengalaman building system, masuk ke persiapan operasi dan sekarang masuk ke dalam aspek komersialisasi,” terang William Sabandar.

Sementara itu, Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra mengatakan KCIC dan MRT sama-sama merupakan pionir perkeretaapian modern di Indonesia. “Sehingga ini merupakan kesempatan besar baik bagi KCIC maupun MRT untuk saling belajar mengenai sistem satu sama lain,” kata Chandra Dwiputra.

Selain kereta, pengembangan TOD di sepanjang jalur pun masuk dalam rencana pengembangan bisnis ke depan. Di sisi lain, KCIC pun memiliki komitmen untuk menghadirkan kereta cepat Jakarta-Bandung, sebagai kereta cepat pertama di ASEAN. Dengan kualitas pelayanan prima dan turut menghidupkan kawasan baru di sekitar jalur yang nantinya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kedua kota megapolitan tersebut.

Dengan didukung dengan pengalaman PT MRT dalam persiapan pengoperasian moda transportasi massal di Jakarta serta pengembangan bisnis TOD, PT KCIC memiliki keyakinan kerja sama ini akan menjadi sinergi yang kuat. Sehingga mampu memberikan kemudahan bagi pengguna sarana transportasi terintegrasi di Jakarta dan Bandung di masa depan.

“Kerja sama ini juga merupakan bentuk komitmen kedua perusahaan untuk bersinergi dalam mewujudkan perkembangan transportasi massal perkeretaapian Tanah Air yang lebih matang dan lebih maju di masa mendatang,” ungka Chandra Dwiputra.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPRD Wacanakan Wagub DKI Dua Orang

Gagasan tersebut diwacanakan oleh sebagian anggota dewan yang memandang Gubernur Anies Baswedan penting untuk memiliki dua orang wakil.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

10.000 Personel Amankan Laga Indonesia Vs Thailand

Polda Metro Jaya telah mempersiapkan 10.000 personel gabungan untuk mengamankan laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia melawan Thailand.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Sambut HUT Ke-38, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Gelar Bulan Promo

Bagi pelanggan tidak aktif yang masih menunggak rekening bulanan, wajib melunasi biaya terhutang tertunggak sebelum melakukan pemasangan kembali.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Ratusan Pengungsi Masih Bertahan di Kalideres

Pemprov DKI Jakarta telah menghentikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi sejak Sabtu (31/8/2019) lalu.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Hari Pertama Ganjil Genap, Anies Klaim 1 Juta Warga Naik Transportasi Publik

Pencapaian 1 juta penumpang transportasi pulbik menjadi indikator yang paling riil untuk mengukur efektivitas sebuah kebijakan.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Omzet Pembuat Pelat Meningkat Sejak Gage Diterapkan

Peningkatan omzet bisa dua sampai tiga kali lipat dari hari biasa sebelum ada operasi dari kepolisian.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

DKI Akan Tambah 81 Titik Kamera ETLE di Ruas Jalan Ganjil Genap

Dishub DKI mengharapkan pemasangan kamera ETLE di 81 titik tambahan ini, sudah dapat rampung pada akhir tahun 2019.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap, Dishub DKI Klaim Volume Kendaraan Turun

Syafrin Liputo tetap optimistis target penurunan volume kendaraan sebanyak 40 persen di 25 ruas yang diterapkan dalam ganjil genap akan tercapai.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Tol Layang Jakarta-Cikampek II Selesai Pasang SBG Terakhir

Proses pengangkatan seluruh SBG untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated selesai dalam waktu 22 bulan dari total pekerjaan proyek.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019

Dishub Anggarkan Kembali ERP Tahun 2020

Kajian ERP dapat dilaksanakan tahun depan. Dengan begitu, Dishub DKI menganggarkan kembali pada APBD DKI 2020.

MEGAPOLITAN | 10 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS