Anies Mengaku Sempat Diingatkan Habibie Soal Reklamasi

Anies Mengaku Sempat Diingatkan Habibie Soal Reklamasi
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / FER Kamis, 12 September 2019 | 16:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku pernah diingatkan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie agar hati-hati dalam menangani reklamasi 13 pulau di pesisir pantai utara Jakarta.

"Beliau itu kalau ada sesuatu pasti panggil, seperti saat ramai persoalan reklamasi pulau. Saya dipanggil dan beliau berkata Anies yang kamu hadapi ini besar loh Nies. Kamu hati-hati, ini raksasa loh," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Ketika ditanya apa yang menjadi perhatian BJ Habibie terkait proyek reklamasi pulau itu, Anies Baswedan enggan menjelaskan lebih mendalam. Ia hanya melihat dari peringatan itu, sosok BJ Habibie tidak hanya sebagai seorang negarawan, tetapi sebagai orang tua yang khawatir anaknya salah melangkah sehingga terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

"Dia mengatakan itu sebagai ayah dan saya ini anaknya. Jadi beliau mengkhawatirkan sekali nanti terjadi sesuatu," ujar Anies Baswedan.

Tidak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini melihat meski tidak muncul di publik, namun diam-diam BJ Habibie memperhatikan dan mengikuti perkembangan pemerintahan Indonesia, termasuk pembangunan Jakarta sebagai Ibu Kota Negara.

Hal itu terlihat, tidak hanya dirinya yang dipanggil, tetapi banyak pejabat penyelenggara negara yang dipanggil Habibie untuk berdiskusi demi kepentingan rakyat Indonesia. Bukti, perhatian BJ Habibie terhadap bangsa ini sangat besar.

"Beliau peduli dan tidak diam, tapi tidak muncul di publik. Tidak ada pernyataan sebagai negarawan, beliau bisa membatasi mana yang harus bicara di depan umum, mana berbicara di lingkup pribadi. Namun, beliau merupakan sosok yang tidak pernah berhenti peduli tentang Indonesia. Apakah saya satu-satunya orang yang dipanggil? Tidak. Tapi banyak orang yang dipanggil untuk diajak ngobrol," tambah Anies Baswedan.



Sumber: BeritaSatu.com