Proses Uji Kir Cukup 20 Menit dengan Simple PKB

Proses Uji Kir Cukup 20 Menit dengan Simple PKB
Petugas uji Kir tengah menunjukkan aplikasi Simpel PKB kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Selasa, 17 September 2019 | 19:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menggandeng Bank DKI meluncurkan Sistem Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Simpel PKB). Melalui sistem ini proses pengujian Kir pun dapat dipangkas menjadi lebih cepat.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufrain mengatakan Simpel PKB diluncurkan untuk kemudahan pengujian Kir kepada pemilik kendaraan niaga di Jakarta yang berkode pelat nomor B secara online.

"Kalau pakai sistem yang lama, proses uji Kir bisa mendapat 1 sampai 2 jam per kendaraan. Sedangkan dengan Simpel PKB, pelaksanaan uji Kir menjadi 15 hingga 20 menit. Melalui Simpel KIR waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses uji Kir akan terpangkas jauh lebih cepat dibandingkan proses sebelumnya yang berkisar 1 sampai 2 jam, kini hanya menjadi 15 sampai 20 menit,” kata Herry Djufrain seusai menghadiri Hari Perhubungan Nasional 2019 di Monas, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Dijelaskannya, setelah melakukan booking online, pemilik kendaraan niaga dapat langsung melakukan pembayaran secara non tunai melalui JakOne Mobile, EDC, ATM Bank DKI ataupun Cash Management System (CMS) yang telah terintegrasi dengan dengan empat Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) wilayah DKI Jakarta. "Keempat UP PKB itu adalah Pulogadung, Ujung Menteng, Kedaung Kali Angke dan Cilincing,” ujar Herry Djufrain.

Diungkapkannya, Simpel PKB sendiri terdiri dari lima fitur yakni Pendaftaran Booking Online melalui aplikasi e-KIR Jakarta
Booking, dan Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPAD). Selanjutnya, Integrasi Sistem Layanan dan Pemeriksaan Teknis, Smart Card atau Buku Uji Elektronik serta Dasboard Cek KIR, Sistem Data Monitoring
(SIDAMON) PKB dan Portal PKB.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Syafrin Liputo, mengatakan selain mempermudah pelayanan, peluncuran Simpel PKB dilakukan untuk mencegah terjadinya pemalsuan buku Uji Kir.

"Mulai saat ini pengujian kendaraan bermotor sudah terintegrasi dan menggunakan Smart Card, tidak lagi buku Uji Kir. Karena sampai saat ini, buku Uji Kir banyak dipalsukan. Maka dengan Smart Card ini, seluruh data pengujian terintegrasi secara nasional," kata Syafrin Liputo.

Tentu saja paling utama, lanjut Syafrin Liputo, untuk pelaksanaan pembayaran biaya uji atau retribusi uji sudah dilakukan secara cashless. Seluruhnya digitalisasi sudah dilakukan bengkel pengujian kendaraan bermotor di Jakarta.

"Jadi seluruhnya secara digitalisasi sudah dilakukam dalam pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor di Jakarta. Bayarnya cashless di Bank DKI," terang Syafrin Liputo.



Sumber: BeritaSatu.com