Anies Ingin Jakarta Jadi Pelopor Kota Ramah Bersepeda

Anies Ingin Jakarta Jadi Pelopor Kota Ramah Bersepeda
Rantai sepeda yang dinaiki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat selip ketika menguji coba jalur sepeda dari Velodrome ke Balai Kota, Jumat, 20 September 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FMB Jumat, 20 September 2019 | 15:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mendukung kualitas udara di Jakarta semakin membaik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mempersiapkan jalur sepeda di sepanjang jalan yang diberlakukan kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem nomor plat mobil ganjil genap.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama para pejabat teras Pemprov DKI telah mencoba jalur sepeda dari Velodrome, Jakarta Timur ke Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pagi ini, Jumat (20/9/2019).

Ia mengharapkan Jakarta menjadi kota pelopor ramah bersepeda dengan adanya jalur-jalur yang disiapkan khusus untuk sepeda. Jika warganya memanfaatkan jalur tersebut untuk bersepeda maka akan berdampak pada perbaikan kualitas lingkungan hidup di Jakarta.

“Jadi saya mengajak seluruh warga Jakarta agar kita lihat sepeda bukan sebagai semata alat olahraga tapi alat transportasi. Jadi kita siapkan jalurnya untuk pembiasaan lalu dorong lebih banyak yang memanfaatkan sepeda untuk kegiatan sehari-hari. Kita berharap Jakarta menjadi kota pelopor ramah lingkungan termasuk penggunaan sepeda,” kata Anies Baswedan seusai bersepeda di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Dijelaskannya, Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan Sosialisasi Uji Coba Desain Jalur Sepeda pada tanggal 17 September 2019. Sementara pelaksanaan uji coba tahap pertama akan dimulai pada tanggal 20 September 2019 hingga 19 November 2019.

Area uji coba akan dilaksanakan di rute jaringan jalur sepeda dengan total panjang 63 km dan dibagi dalam 3 fase meliputi wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

“Tapi kita berharap nantinya bukan hanya 63 km ini tetapi seluruh mayoritas tempat di Jakarta bisa ada jalur sepedanya. Fase pertama aspalnya akan diganti, menunggu aspalnya diganti dalam beberapa waktu ini, sesudah itu baru dipasang penandanya supaya tidak kerja dua kali,” jelas Anies Baswedan

Sementara itu, perwakilan The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), Heather Thomson mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang menyediakan jalur sepeda sepanjang 63 km itu dan menggaungkan kampanye Friday for Future.

“Ini sangat menakjubkan melihat Jakarta membuat gerakan di jalur yang benar. Saya pikir Jakarta sudah melakukan kerja yang bagus dengan garis pembatas bersepada di mana itu akan melindungi para pesepeda,” kata Heather Thomson.

Uji Coba Desain Jalur Sepeda merupakan hasil kolaborasi ITDP Indonesia, representasi pesepeda Jakarta, dan dinas-dinas teknis di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Uji coba ini dilakukan untuk mewujudkan jalur sepeda permanen di akhir tahun 2019 yang dapat dinikmati oleh warga Jakarta.

Tiga fase ujicoba ini terdiri dari Fase 1 antara lain Medan Merdeka Selatan - Jalan Pemuda pada 20 September 2019 - 11 Oktober 2019, Fase 2 sepanjang Jalan Jenderal Sudirman - Jalan RS Fatmawati Raya pada 12 Oktober 2019 - 1 November 2019 selanjutnya Fase 3 sepanjang Jalan Tomang-Jatinegara pada 2 November - 19 November 2019.



Sumber: BeritaSatu.com