Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris

Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris
Salah satu bahan peledak yang diamankan Densus Mabes Polri dari rumah terduga teroris di Jalan Kavling Tipar Timur Blok VI, RT13/RW04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara Senin pagi, 23 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Senin, 23 September 2019 | 10:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror Mabes Polri menggerebek rumah salah satu terduga teroris di Jalan Kavling Tipar Timur Blok VI, RT13/RW04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara Senin (23/9/2019) pagi.

Sekretaris RW04 Kelurahan Semper Barat, Bawono menyebutkan sejumlah aparat dari kepolisian yang menggunakan senjata lengkap dan menggunakan balaclava (penutup muka) mendatangi kompleks sekitar jam 8 pagi.

"Baru mulai ramai sekitar jam 8 pagi, tapi memang sudah ada anggota sejam subuh," ujar Bawono kepada Beritasatu.com di lokasi.

Menurut hasil pengamatan, lokasi penggrebekan rumah terduga teroris berada di sebuah rumah dua lantai yang berada di depan Taman Laba-laba atau tidak jauh dari Rusun Pasar Embrio.

Sejumlah personel kepolisian melakukan penyekatan terhadap akses jalan menuju ke lokasi yang tidak jauh berada di SMAN 75 Jakarta Utara. Warga yang rumahnya disekitar lokasi juga tidak diperbolehkan mendekati area rumah karena diduga masih ada bahan berbahaya meledak.

"Setahu saya yang disitu keluarganya baik, suka salat berjamaah, nah yang anaknya ini namanya Muhammad Arsad pendiem dan tertutup, usianya kira-kira 19 atau 20 baru tamat SMA. Udah menganggur dua tahun," ujar Enden Suherman (59).

Ia menyebutkan keluarga tersangka merupakan penduduk asli di lokasi tersebut. Tersangka baru menikah syukuran beberapa waktu yang lalu di sebuah pesantren, namun sudah cerai. Tersangka tidak suka bergaul dengan remaja di sekitar kompleks rumah.

"Saya tidak tahu kerjanya apa, tetapi kakak iparnya jualan d isitu bersama bapaknya juga. Saya juga kaget banyak polisi di sini, tadi saya disuruh polisi mindahin mobil yang parkir di sekitar sini," tambah Enden.

Tersangka Arsad diketahui memiliki pendidikan terakhir STM. Baru pada pukul 10.20 WIB Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto memperbolehkan awak media mendekati lokasi rumah tersangka terduga teroris. 



Sumber: Suara Pembaruan