Polisi Geledah Rumah Ibu Keluarga Tersangka Teroris di Cilincing

Polisi Geledah Rumah Ibu Keluarga Tersangka Teroris di Cilincing
Anggota Polres Metro Jakarta Utara dan Densus Mabes Polri melakukan persiapan dan evakuasi bahan peledak dari rumah kediaman tersangka teroris Muhammad Arsad di di Jalan Kavling Tipar Timur Blok VI, RT13/RW04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara Senin siang, 23 September 2019. (Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta)
Carlos Roy Fajarta / CAH Senin, 23 September 2019 | 13:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Identifikasi dari Polres Metro Jakarta Utara bersama pengurus RT dan RW kembali melakukan penggeledahan di Jalan Kavling Tipar Timur Blok VI, RT13/RW04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara Senin (23/9/2019) pagi.

Rumah yang digeledah kedua ini diketahui merupakan rumah ibu dari tersangka terduga teroris Muhammad Arsad (19) yang masih dalam satu gang. Lokasinya hanya berjarak beberapa rumah dari rumah ayahnya yang sebelumnya ditemukan bahan peledak dan berbagai barang bukti lainnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menyebutkan bom di lokasi rumah tersangka Arsad diketahui merupakan bom yang sensitif terhadap guncangan.

Baca Juga: Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris

"Dalam penggeledahan kita menemukan sepucuk surat yang berisikan intinya yang bersangkutan pamit, dan akan meledakkan bom tersebut di kantor kepolisian," ujar Budhi, Senin (23/9/2019) siang di depan lokasi.

Ia menyebutkan anggota kepolisian dari Densus 88 yang melakukan proses evakuasi bom di rumah yang ditinggali oleh ayah tersangka Arsad dilengkapi dengan pakaian robotik.

Baca Juga: Terduga Teroris di Cilincing Sudah Siap Ledakkan Bom

Budhi menyebutkan Muhammad Arsad diketahui merupakan bagian dari jaringan teroris yang diamankan di Bekasi dan juga bagian dari jaringan JAD - ISIS.

"Bahan peledak dan barang bukti yang kita amankan dari rumah bapaknya dan ibunya ini akan menjadi temuan dan bahan pengembangan," tambah Budhi.

Lebih lanjut Budhi menyebutkan rencananya bahan peledak yang diamankan anggota Densus 88 dari kediaman rumah ayah tersangka akan diledakkan di area sawah lapang sekitar area perumahan keluarga tersangka.

"Akan kita ledakkan bom tersebut di area sawah tak jauh dari sini agar tidak membahayakan warga sekitar. Karena bom tersebut kalau kita bawa jarak jauh cukup beresiko dan membahayakan," tuturnya.

Diketahui sebelumnya anggota Densus 88 telah mengamankan tersangka diduga teroris atas nama Muhammad Arsad (19) warga Jalan Kavling Tipar Timur Nomor 14 Blok VI, RT13/RW04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara Senin (23/9/2019) sekitar pukul 8 pagi.

Hingga menjelang pukul 12.00 WIB pihak dan anggota kepolisian masih berada di Masjid Al-Barkah untuk melakukan ibadah shalat Zuhur di dekat rumah ayah tersangka dan setelahnya akan bersiap melakukan peledakan bom yang ditemukan. 

 



Sumber: Suara Pembaruan